7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Dream - Pemerintah menjamin ketersediaan sarana transportasi selama lebaran tahun ini, baik angkutan laut, udara, darat, dan kereta api. Hal itu guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat lebaran.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan J. A. Barata menjelaskan, pemerintah berupaya melayani masyarakat yang melakukan perjalanan selama lebaran tahun 2015 sebaik mungkin dengan menyediakan sarana transportasi yang cukup.
" Dengan sarana transportasi yang mencukupi, masyarakat akan bisa terlayani dengan baik," ujar Barata di Jakarta, seperti dikutip dari laman situs Kemenhub, Jumat, 29 Mei 2015.
Untuk transportasi darat, pemerintah menyediakan 44.871 unit bus terdiri atas bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP), bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan bus Pariwisata. Sedangkan untuk penyeberangan disiapkan 187 kapal Ro-Ro.
Untuk moda transportasi laut, pemerintah menyiapkan 1.267 unit kapal yang teridir atas 25 kapal milik Pelni, 28 kapal Ro-Ro swasta, 74 kapal swasta, 1.049 kapal swasta jarak dekat, 86 kapal perintis dan 2 kapal TNI AL sabagai optional jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut armada nasional.
Di angkutan udara, pemerintah menyediakan 450 unit pesawat dengan kapasitas 237.703 seat / hari untuk penerbangan dalam negeri dan 69.665 seat / hari untuk penerbangan luar negeri.
Untuk moda kereta api, sarana yang disiapkan adalah lokokmotif siap operasi 410 unit, stamformasu 386 unit dan cadangan 24 unit.
Jumlah kereta siap operasi 1.637 unit, stamformasi 1.523 unit dan cadangan 114 unit. Sedangkan kereta api (KA) yang disiapkan adalah 340 KA siap operasi, 30 KA stamformasi dan 270 KA cadangan.
Diperkirakan jumlah penumpang angkutan umum selama lebaran 2015 mencapai 20.002.724 orang, meningkat 1,96 persen dari tahun 2014 sebanyak 19.618.530 orang.
Jumlah tersebut meliputi angkutan jalan sebanyak 4.918.964 orang, penyeberangan 3.747.762 orang, KA 5.531.868 orang, laut 1.677.515 orang dan udara 4.126.615 orang.
Sementara kendaraan pribadi yang akan melakukan perjalanan selama angkutan lebaran untuk mobil pribadi sebanyak 1.686.369 unit dan sepeda motor 2.022.343 unit. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?