Smartphone Lokal Buatan Koperasi Resmi Diluncurkan. (Foto: Kementerian Koperasi Dan UKM).
Dream – Sebuah koperasi di Indonesia membuat kejutan. Bernama Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM), koperasi ini mampu membuat dan memproduksi smartphone buatannya.
Gawai bernama Digicoop (Digital Cooperative) itu diproduksi di kawasan industri Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Agus Muharram, memuji KDIM. Agus mengatakan KDIM belum genap berusia setahun, tapi sudah bisa menghasilkan produk berbasis teknologi.
“ Smartphone Digicoop ini saya harapkan dapat terus dikembangkan melalui pengembangan aplikasi lokal sehingga bisa jadi wadah bagi lembaga koperasi menjadi sarana pelatihan yang efektif dan efisien,” kata dia di Bekasi, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 21 Januari 2017.
Berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet sudah mencapai 132,7 juta pengguna. Namun, koperasi dan UKM yang sudah memanfaatkan marketplace dan onlineshop lewat internet baru sebanyak 3,9 juta.
“ Perlu dukungan semua pihak mulai dari pemerintah, LSM, lembaga perbankan sampai usaha besar,” kata dia.
Agus mengatakan koperasi digital saat ini bukan lagi mimpi, namun sudah menjadi kenyataan.
© Dream
Ketua KDIM Henri Kasyfi memperkirakan, smartphone Digicoop sudah bisa didistribusikan pada masyarakat paling lambat Februari 2017. Smartphone itu bahkan bisa dimiliki masyarakat secara gratis.
“ Cukup dengan mendaftar sebagai anggota.KDIM dan membayar simpanan wajib dan pokok maka sudah bisa dapat smartphone,” kata dia.
Dengan menjadi anggota KDIM, pengguna smartphone ini juga berhak atas SHU (Sisa Hasil Usaha) KDIM tiap tahunnya. Smartphone ini juga dirancang menjadi platform ekonomi digital berbasis kerakyatan yang semua pemasukan digital yang diperoleh akan dikembalikan ke.pengguna atau anggota koperasi.
© Dream
Ketua Umum MASTEL Kristiono menambahkan Digicoop adalah buah kolaborasi para stakeholder industri yang saling mengisi berdasarkan peranannya masing-masing.
“ Kami ingin membuktikan kedaulatan bangsa bisa ditegakkan dengan prinsip gotong royong,” kata dia.
Ketua Umum APJII Jamalul Izza mengklaim smartphone ini akan terintegrasi dengan ekosistem internet BERSAMA yang dioperasikan APJII. Dengan kolaborasi ini, pengguna dapat menggunakan internet yang lebih bersih selektif dan aman.
Nantinya, Email dan cloud akan berbasis dalam negeri untuk meningkatkan kedaulatan digital Indonesia serta menjaga lebih baik privasi dan data pribadi dari pihak asing.(Sah)