Standar Keselamatan Penerbangan di Negara Ini Nyaris Sempurna

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 26 Februari 2015 07:30
Standar Keselamatan Penerbangan di Negara Ini Nyaris Sempurna
Pemimpin negara ini mengklaim memiliki infrastruktur dan layanan penerbangan yang luar biasa.

Dream - Industri penerbangan dunia tengah jadi sorotan dunia usai mencetak sejarah kecelakaan fatal terbanyak pada 2014. Di tengah sejarah kelam ini, Uni Emirat Arab (UEA) mengklaim negaranya memiliki standar keselamatan penerbangan terbaik di dunia. Bahkan nyaris dengan nilai sempurna.

UEA mengklaim meraih skor tertinggi hingga 98,86 persen, yang paling tinggi dalam sejarah penilaian keselamatan penerbangan yang diberikan oleh International Civil Aviation Organisation (ICAO).

Negara persatuan kesultanan di Jazirah Arab ini menegaskan telah mencapai prestasi yang besar dan belum pernah terjadi sebelumnya dengan meraih peringkat tertinggi dalam standar keselamatan penerbangan dunia setelah melalui pemeriksaan intensif Universal Safety Oversight Audit Programme yang digelar oleh ICAO.

" Pengakuan global ini merupakan hasil dari upaya yang gigih selama bertahun-tahun untuk mencapai posisi yang tinggi ini dan negara layak menerimanya," kata Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, Presiden Departemen Otoritas Penerbangan Sipil UEA, Chairman dan Chief Executive Emirates Airline seperti dikutip Emirates247, Kamis, 26  Februari 2015.

Al Maktoum mengatakan sektor penerbangan di UEA, dengan infrastruktur dan layanan yang luar biasa, telah menjadi sangat menarik dan memenuhi syarat untuk memainkan peran kunci dalam mengarahkan industri penerbangan global.

Sementara itu Sheikh Sultan bin Al Nahyan Tahnoon, Ketua Departemen Transportasi Dhabi Abu, mengatakan warga UEA mampu mencapai kesuksesan di masa depan melalui upaya yang terus-menerus. 

Sementara Presiden Emirates Airline, Sir Tim Clark, mengatakan faktor keselamatan dalam industri penerbangan selalu menjadi prioritas nomor satu. " Hasil audit ICAO terbaru adalah dukungan yang kuat dari kualitas dan standar penerbangan di UEA," katanya.

Beri Komentar