Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) mencatat sekitar 89 persen penduduk Indonesia telah menggunakan smartphone untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan pengguna yang mencapai ratusan juta orang, konten apa yang biasa dikonsumsi warga +62 ini?
Indonesia termasuk salah satu negara dengan populasi pengguna internet terbanyak di dunia. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan pengguna internet Indonesia di tahun 2022 mencapai 210 juta orang, meningkat sekitar 35 juta pengguna dari tahun sebelumnya.
Melesatnya penggunaan smartphone di Tanah Air juga turut mendorong pergeseran perilaku masyarakat Indonesia dalam mengonsumsi informasi, hiburan, hingga bertransaksi,
Dalam survei dari perusahaan riset pasar Populix bertajuk “ Omnichannel Digital Consumption Report 2023” mengungkap bahwa 89 persen masyarakat saat ini terhubung dengan internet dan sebagian besar dari mereka terhubung melalui perangkat smartphone.
Survei ini dilakukan secara online melalui aplikasi Populix terhadap total 1.772 responden laki-laki dan perempuan berusia 17-55 tahun di Indonesia.
Dalam laporan itu juga menunjukkan, 72 persen masyarakat Indonesia menggunakan internet untuk berbelanja, terutama melalui smartphone.
Setiap harinya, pengguna ponsel dapat menghabiskan waktu rata-rata sekitar 8 jam dalam menggunakan perangkatnya, dan menggunakannya secara lebih intens setelah jam kerja pada pukul 18.00 hingga 21.00.
Adapun konten hiburan yang paling banyak dicari adalah musik dan film, sementara konten-konten yang biasa dicari oleh masyarakat di media sosial adalah:
1. Foto atau video yang menghibur (76 persen)
2. Review produk (67 persen)
3. Informasi kuliner (63 persen)
4. Berita viral (62 persen)
5. Berbelanja di media sosial (50 persen)
6. Mencari inspirasi fashion (49 persen)
7. Inspirasi skincare (49 persen)
Selain itu, sebanyak 84 persen aktivitas penggunaan ponsel masyarakat saat ini terhubung dengan internet, diantaranya adalah untuk:
Chatting (86 persen), browsing (82 persen), belanja online (80 persen), mengambil foto atau video (79 persen), mendengarkan musik (78 persen), mengecek email (77 persen), melakukan transaksi keuangan (75 persen), menonton (74%).
Kemudian memesan makanan secara online (68 persen), bermain games (65 persen), bekerja atau belajar (63 persen), dan mencari review produk (63 persen).
Oleh karena itu, aplikasi-aplikasi yang paling banyak diakses oleh masyarakat adalah, aplikasi media sosial (89 persen), chatting (75 persen), hiburan (musik, video dan film sebesar 60 persen), e-commerce (59 persen), e-wallet (59 persen), e-mail (54 persen), perbankan (52 persen), gaming (41 persen), dan transportasi online (33 persen).
Selain itu 70 persen masyarakat Indonesia yang disurvei memiliki satu ponsel untuk menunjang aktivitas keseharian mereka, bahkan 28 persen masyarakat mengatakan mereka memiliki dua ponsel dengan merek yang paling banyak digunakan adalah Samsung (29 persen), Xiaomi (21 persen), iPhone (18 persen), Oppo (14 persen), dan Vivo (9 persen).
Untuk terhubung dengan internet dan paket data seluler, 48 persen masyarakat menggunakan operator seluler Telkomsel, diikuti dengan Indosat (26 persen) dan XL Axiata (14 persen).
Mayoritas (86 persen) masyarakat menggunakan sistem berlangganan prabayar dengan rata-rata anggaran pulsa yang dikeluarkan sekitar Rp100.000 setiap bulan, sementara 14 persen masyarakat yang menggunakan sistem pasca bayar cenderung mengeluarkan anggaran yang lebih besar, yaitu sekitar Rp150.000 per bulan.