Seragam Baru Pramugari AirAsia Dilengkapi APD

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 28 April 2020 17:43
Seragam Baru Pramugari AirAsia Dilengkapi APD
Sepintas mirip baju F1, ya.

Dream - Maskapai penerbangan berbiaya rendah, AirAsia telah melakukan uji coba seragam pelindung diri (APD/PPE) untuk awak kabinnya. Seragam ini diketahui didesain untuk anak perusahaan AirAsia di Filipina.

Dilansir dari Metro.co.uk, Selasa 28 April 2020, seragam ini meliputi pelindung diri, masker dan setelan boiler.

AirAsia berharap, seragam baru mereka dapat menjaga penumpang dan kru kabin. Serta hal yang paling utama yaitu memastikan kenyamanan kru kabin untuk melayani para penumpang.

AirAsia menuturkan penyesuaian dan rancangan APD untuk kru kabin dimaksimalkan agar Allstars (karyawan AirAsia), dapat bergerak dengan leluasa selama penerbangan.

" Saya memilih bahan APD yang disetujui oleh Departemen Kesehatan Filipina untuk melindungi Allstar (karyawan AirAsia) kami," kata Vice Chair AirAsia Philippines dan Majority Stakeholder, Sheila Romero.

Romero juga menjelaskan, tujuan pembuatan APD untuk crew kabin yaitu sebagai bentuk kebanggan AirAsia yang dapat bangkit dari pandemi virus corona.

Romero mengatakan, ia ingin meningkatkan moral stafnya saat mengenakan seragam baru tersebut.

1 dari 4 halaman

Didesain oleh Perancang Busana Asal Filipina

Seragam dengan dasar merah itu didesain oleh desainer asal Filipina yang berada di Los Angeles, Puey Quinones. APD itu dibuat dengan bahan yang kuat namun tetap dapat membuat penggunanya bergerak bebas dan bernafas.

" Saya membandingkannya dengan berbagai kain yang telah disetujui Departemen Kesehatan Filipina. Kami bahan melakukan tes ketahanan," tutur Romero.

Dirinya pun melanjutkan, APD tersebut sangat nyaman digunakan karena tidak berat dan tebal serta desain yang keren dan sporty.

AirAsia Filipina sendiri diketahui telah melakukan penerbangan sejak awal bulan lalu, namun belum ada tanggal pasti kapan akan melakukan kembali penerbangan jarak jauh.

2 dari 4 halaman

Gaji Pegawai AirAsia Dipotong 75% Karena Dampak Corona

Dream – Pendiri group AirAsia Malaysia tidak akan menerima gaji sebagai dampak dari pandemik Covid-19 yang membuat kegiatan traveling masyarakat dunia turun drastis. Selain jajaran petinggi perusahaan, AirAsia juga terpaksa memangkas gaji para staf dengan kisaran antara 15-75 persen.

Tony Fernandes salah satu pendiri Group AirAsia mengunggah sebuah narasi di instagram pribadinya bahwa dia dan Ketua Eksekutif Kamarudin Meraun tidak akan menerima gaji selama masa pandemi ini.

 

© Dream

 

" Sementara untuk para staf dari seluruh bisnis partner telah setuju menerima pengurangan gaji sementara antara 15-75 persen tergantung pada senioritas, untuk membagikan dampaknya pada bisnis kamis," tulis Toni di akun Instagram @tonyfernandes, dikutip Selasa 14 April 2020.

Maskapai yang mendapat penghargaan sebagai maskapai berbiaya murah terbaik di dunia ini mengaku pemasukan perusahaan sama sekali tak ada selama Pandemik Covid-19. Sebanyak 96 persen pesawatnya tak beroperasi dan hanya terparkir di hanggar.

“ Kami masih memiliki komitmen keuangan yang signifikan bagi pemasok bahan bakar dan agen penyewaan,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Berusaha Pertahankan Staf

Maskapai ini tetap berusaha mempertahankan semua stafnya dan mendesak para pelanggan untuk menerima penawaran kredit penerbangan yang di refund alih-alih pengembalian uang.

Tony juga mengingatkan para pelanggannya bahwa perusahaan melakukan segala cara untuk menanggulangi masalah ini. Dia mengakui AirAsia belum pernah mengalami hal mengerikan seperti saat ini.

Pihak AirAsia mengaku sekitar 600 pelanggan tidak sabar untuk terbang lagi bersama AirAsia setelah pandemi ini usai. Tetapi untuk saat ini, Tony mengingatkan para pelanggan untuk tetap bersabar dan tetap berada dirumah.

AirAsia diketahui telah berhenti terbang sejak Maret lalu dan sebagian besar pesawatnya telah diparkir di kantor pusat Kuala Lumpur hingga 31 Mei 2020.

4 dari 4 halaman

Isi Pesan Bos AirAsia

      View this post on Instagram

We are #inthistogether

A post shared by Tony Fernandes (@tonyfernandes) on 

Beri Komentar