Indeks Syariah Bangkit Setelah 4 Hari Tiarap

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 13 Februari 2019 16:40
Indeks Syariah Bangkit Setelah 4 Hari Tiarap
Rupiah berbalik menguat hari ini.

Dream - Meski harus terpeleset di 30 menit awal pembukaan, indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi perdagangan, Rabu, 13 Februari 2019. Sentimen negatif dari perang datang Amerika Serikat Vs China untuk sementara dilupakan pelaku pasar. 

Investor malah mendapat angin segar dari sikap perusahaan sekuritas global, JP Morgan, yang masih optimistis dengan pasar saham di negara berkembang. 

Ditutup melemah selama empat hari perdagangan terakhir, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) akhirnya sukses balik ke jalur hijau. ISSI ditutup menguat 0,616 poin (0,32%) ke level 190,801.

ISSI terakhir kali bergerak menguat pada 6 Februari 2019 saat bertengger di level 195.093. 

 

Pada perdagangan tengah pekan ini, ISSI sempat melemah di 30 menit usai sesi pembukaan. Namun koreksi itu hanya berlangsung sesaat dan ISSI bergerak menguat hingga sesi penutupan perdagangan.

ISSI dibuka menguat di level 190,809 dan sempat menembus level terendah di 191,510. ISSI sedikit mengalami koreksi dengan posisi terendah di 189,503. 

Penguatan juga terjadi pada dua indeks bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) menutup sesi perdagangan dengan naik 1,349 poin (0,19%) ke level 699,924.

Indeks JII70 menguat 0,462 poin (0,19%) ke level 235,420.

Sayang laju penguatan tak bisa diikuti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Masih dibayangi kecemasan pelaku pasar, IHSG merosot 7,209 poin (0,11%) ke level 6.4119.

1 dari 1 halaman

Rupiah Menguat Tipis

Penggenjot perdagangan kali ini adalah indeks sektor industri dasar dan pertambangan. Kedua indeks sektor ini menguat masing-masing 1,49 persen dan 1,07 persen.

Koreksi terjadi pada indeks sektor keuangan yang melemah 0,86 persen, infrastruktur 0,74 persen, dan barang konsumsi 0,15 persen.

Investor lebih tertarik membeli saham BYAN, IBST, UNTR, SMGR, dan ALDO. Harga kelima saham ini naik Rp900, Rp600, Rp425, Rp375, dan Rp340.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah ITMG yang harganya terkoreksi Rp250, MFMI Rp140, HITS Rp115, SILO Rp100, dan MAPB Rp90.

Pada pukul 16.01, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis. Kurs dolar turun 58 poin (0,41%) ke level Rp14.009.(Sah)

Beri Komentar