Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Pesan bagi pegawai restoran cepat saji, jangan cepat terbakar emosi. Jika melanggar aturan ini, kemungkinan Anda dipecat dari pekerjaan bisa saja terjadi.
Nasib inilah yang dialami seorang manajer Starbuck. Terekam tengah memarahi pelanggan karena dianggap mencuri sedotan, Melissa harus mengakhiri karirnya di restoran khas Amerika Serikat tersebut.
Melissa kedapatan menghardik seorang pelanggan, Ruby Chen yang kala itu membeli Frappuccino dan sedotan di Queens, New York, pekan lalu.
Tak disangka, Melissa merebut sedotan dari tangan Ruby. "Kamu tidak akan dilayani disini. Bye! Bye! Bye," hardiknya seperti dikutip Dream dari laman Metro.co.uk, Selasa, 19 Mei 2015.
Tak berhenti disitu, Melissa juga mengancam akan menelepon polisi seraya menunjukan Chen pintu keluar. Bahkan Melissa ikut meneriaki pembeli lain yang mencoba menenangkannya.
Aksi Melissa terekam video rekaman yang diunggah ke halaman Facebook perusahaan. Alhasil, Starbuck pun memutuskan untuk menskor dan memecat Melissa.
"Segera setelah kami pelajari kejadian sebenarnya, mitra itu kami skor dan sekarang tak lagi bekerja untuk perusahaan," katanya.
Sementara Chen dalam videonya mengatakan Melissa bersikap buruk kepadanya kala dirinya menyampaikan salam.
"Satu-satunya yang saya katakan kepadanya adalah 'maaf saya tidak mendengar Anda tetapi Anda tak perlu berteriak'," katanya.
Saat mencoba membayar, Chen justru kembali mendapat perlakuan buruk. Melissa menyuruhnya pergi dari tokonya dan mengancam jangan pernah kembali.
Tentang dugaan Chen mencuri sedotan, dia mengatakan, "Saya mengambilnya sebelum insiden ini terjadi," katanya.
Meski tak menerima disebut mencuri, Chen mengaku merasa kasihan dengan nasib yang diterima Melissa. Apalagi, Chen tak bisa melaporkan aksi pegawai Starbuck tersebut karena Melissa adalah manajer di toko itu. (Ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari

Jika KDM Tidak Nyapres Siapa Untung: Prabowo, Gibran, atau AHY?