Otak Rusak, Gadis 12 Tahun Diikat Seperti Ternak

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 19 Mei 2015 07:44
Otak Rusak, Gadis 12 Tahun Diikat Seperti Ternak
Sang ayah mengikat putrinya itu ke jendela dapur saat dia berada di rumah. Dan ketika pergi untuk bekerja, ia mengikatnya di pohon luar rumah.

Dream - Malang benar nasib gadis cilik 12 tahun bernama Xiaoyu ini. Gadis dari provinsi Shaanxi di Tiongkok itu harus diikat seperti binatang ternak selama hidupnya agar tidak bisa melarikan diri.

Ke mana pun dia pergi, ayahnya, Yang, harus mengikutinya di belakang sambil memegang tali yang ujungnya diikatkan ke tubuh Xiaoyu.

Menurut Yang, dikutip Dream dari laman Shanghaiist.com, Selasa 19 Mei 2015,  putrinya itu mengalami demam tinggi terus-menerus ketika ia berusia delapan bulan. Setelah itu, kondisi kesehatannya mulai memburuk dan ia mengalami kejang hampir setiap hari.

Yang kemudian menjual beberapa ekor babi untuk membayar biaya perawatan medis di sebuah rumah sakit besar di kota.

Saat berada di rumah sakit itu, Xiaoyu didiagnosis dengan Vasospasme Serebral atau penyumbatan pembuluh darah otak.

Karena sudah tidak punya lagi biaya, Yang hanya meminta resep obat oral untuk mengobati putrinya di rumah. Pada usia satu tahun, Xiaoyu jatuh dari tempat tidur dan kepalanya terbentur sehingga kembali kejang-kejang. Sejak itu dia tidak memiliki kemampuan untuk berkomunikasi.

Demi keselamatan Xiaoyu, Yang mengikat putrinya itu ke jendela dapur saat dia berada di rumah. Dan ketika pergi untuk bekerja, Yang mengikat Xiaoyu di pohon di luar rumah.

Ketika didekati oleh orang asing, Xiaoyu akan mengangkat kepalanya untuk melihat sebentar tapi segera kembali ke 'dunianya' sendiri sambil bergumam tidak jelas.

" Dia akan lari jika saya tidak mengikatnya. Saya tidak punya alternatif lain untuk mengatasi masalah ini," kata Yang. (Ism) 

Beri Komentar