Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (the Guardian)
Dream - Psikolog Anak Seto Mulyadi mengatakan perlu ada terapi khusus untuk memulihkan kondisi kejiwaan lima anak yang telah ditelantarkan kedua orangtuanya di Cibubur, Jakarta Timur. Hal ini mengingat dampak psikologis berupa trauma yang mendalam pada kelima anak tersebut atas perlakuan kedua orangtuanya.
" Paling penting menciptakan suasana yang penuh rasa aman baik secara fisik ataupun psikologis misalnya tidak banyak ditanya, diwawancarai dan dikunjungi karena akan memperlambat penyembuhan pada sang anak," ujar Seto di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 18 Mei 2015.
Seto mengatakan, kondisi yang dialami oleh kelima anak tersebut tergolong berat. Hal ini menimbulkan dampak kejiwaan yang cukup kompleks dan butuh waktu lama untuk pemulihan.
" Keadaan mereka kasihan terkurung dalam suasana yang sangat kotor. Bahkan bekas popok yang meninggalkan kotoran menimbulkan bau yang tidak sedap," terang dia.
Sebelumnya, lima anak dilaporkan mendapat kekerasan dari kedua orang tuanya. Mereka dikurung di dalam rumah di kawasan perumahan Citra Gran Cibubur Cluster Nusa Dua Blok E8 Nomor 37, Jakarta Timur.
Bahkan, salah satu dari kelima anak itu yang berinisial D telah ditelantarkan oleh kedua orangtuanya dengan dilarang masuk ke dalam rumah selama satu bulan. D kemudian hanya berkeliling komplek menggunakan sepeda.
Saat malam, D terkadang harus tidur di pos satpam. Para tetangga D kemudian mempersilakan dia menumpang tidur lantaran iba. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya