Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Puncak Merapi (perpus.web.id)
Dream - Mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta, Eri Yunanti, 21 tahun, dilaporkan jatuh ke kawah Gunung Merapi pada Sabtu, 16 Mei 2015. Saat itu, Eri sedang berfoto selfie di Puncak Garuda kemudian terpeleset.
Sebanyak 150 personil SAR gabungan dari TRC Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, SAR Boyolali, SAR Klaten, SAR DIY, Mapala, Taman Nasional Gunung Merapi serta relawan dikerahkan untuk mencari mahasiswa tersebut.
" Tiga tim Searc Rescue Unit (SRU) sudah berada di bibir kawah Gunung Merapi sejak Minggu pagi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui keterangan tertulis diterima Dream.co.id, Senin, 18 Mei 2015.
Sutopo mengatakan tim SRU bertugas merintis jalur dan memasang tali ke bawah. Menurut dia, korban berada di kedalaman 300 meter dari bibir kawah, sehingga evakuasi dijalankan dengan teknik vertical rescuer.
" Tim SRU saat ini sudah berada pada kedalaman 50 meter dari bibir kawah. Kondisi medan berat," katanya.
Sebanyak 12 orang telah melakukan evakuasi. Mereka dibagi menjadi dua kelompok dengan tugas enam orang berada di bibir kawah untuk memegang tali, sedangkan enam orang lainnya berada di sepanjang jalur tali.
" Pergantian personil di bagian atas dikoordinir dari poskodal Selo," ungkap dia.
Evakuasi tersebut tidak bisa berjalan cepat. Ini lantaran kondisi angin yang bertiup kencang, sehingga tim evakuator harus menginap di jarak 200 meter dari bibir kawah.
" Tim SAR menginap 200 meter dari puncak Merapi ke arah Pasar Bubrah, BPBD Boyolali memenuhi kebutuhan bagi tim SAR," terang Sutopo.
Lebih lanjut, Sutopo mengatakan tim SAR mendapat rekomendasi dari Badan Geologi untuk menjalankan evakuasi dan pemasangan alat sebelum pukul 12.00 WIB. Ini lantaran sinar matahari dapat berpengaruh terhadap gas beracun di sekitar kawah.
" Suhu di kawah sekitar 160-420 derajat celsius," kata Sutopo. (Ism)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah