Crane Raksasa Yang Roboh Di Kawasan Masjidil Haram (dailymail.co.uk)
Dream - Insiden robohnya crane di areal Masjidil Haram, Mekah kembali menguak informasi baru. Derek raksasa (crane) ternyata milik salah satu perusahaan besar miliarder Saudi.
Mengutip laman Dailymail.co.uk, Sabtu, 12 September 2015, derek besar tersebut merupakan milik perusahaan Jerman yang dioperasikan perusahaan milik keluarga Bin Laden.
Perusahaan konglemarasi Bin Laden ini memang menjadi salah satu perusahaan yang bertanggungjawab dalam perluasan areal masjidil Haram, Mekah.
Bin Laden Group yang didirikan Mohammed Bin Laden selama ini memang memegang kontrak sejumlah proyek besar di Saudi.
Sesuai rencana, megaroyek ini disiapkan untuk memperluas areal masjid suci Masjidil Haram seluas 4,3 juta kaki persegi. Dengan perluasan ini diharapkan bsia menambah kapasitas sebanyak 2,2 juta orang.
Seperti diketahui, insiden robohnya crane terjadi pada Jumat, 12 September 2015 menjelang Magrib. Sebanyak 107 orang jemaah haji dipastikan meninggal dunia akibat insiden memilukan tersebut.
Diantara 107 korban tersebut, sebanyak 2 diantaranya merupakan jemaah haji asal Indonesia. Sementar 20 orang jemaah haji dikabarkan mengalami luka-luka.
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?

Kerangka Berusia 3.500 Tahun dari Vietnam Mengungkap Asal-Usul Sifilis

'First Night Effect': Alasan Ilmiah Kenapa Sulit Tidur Nyenyak di Malam Pertama Tempat Baru

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?