Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Erick Thohir: Ini Amanah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 24 Januari 2021 14:49
Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Erick Thohir: Ini Amanah
Erick diharapkan membuat gebrakan untuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Dream - Menteri BUMN, Erick Thohir, terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Erick siap mengemban tugas itu.

" Bismillah, ini adalah amanah yang harus saya jaga. Saya merasa terhormat bisa memimpin sebuah organisasi yang punya visi dan misi yang konkret untuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia," kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian BUMN, Minggu 24 Januari 2021.

Erick ingin membuktikan kondisi pandemi justru menjadi momentum bagi ekonomi syariah untuk bangkit dan memiliki daya tahan lebih baik terhadap gejolak.

“ Kondisi pandemi harus menjadi momentum, untuk menunjukkan bahwa ekonomi syariah memiliki daya tahan lebih baik terhadap gejolak dan krisis," kata dia.

Erick terpilih sebagai ketua umum MES periode 2021-2024 dalam Musyawarah Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah yang berlangsung pada Sabtu 23 Januari 2021. Penetapan Erick sebagai Ketua Umum MES yang baru melalui keputusan 11 orang tim formatur yang dibentuk saat Munas berlangsung.

Melalui proses diskusi yang cukup lama, tim formatur MES sepakat memilih Erick Thohir dengan beberapa pertimbangan dan masukan dari anggota. Ketua tim formatur, Ma'ruf Amin mengungkapkan proses penyaringan Ketua Umum MES didasarkan dari banyak aspek.

“ Dipilihnya Pak Erick Thohir sebagai Ketua Umum MES yang baru ini melalui proses penyaringan yang cukup panjang. Banyak aspek yang dipertimbangkan, mulai dari kualifikasi, kompetensi, hingga komitmen terkait pengembangan ekonomi syariah," kata Ma'ruf.

1 dari 4 halaman

Diharapkan Buat Gebrakan

Terpilihnya Erick Thohir disambut baik oleh beberapa pengurus MES lainnya, Ketua Umum Pengurus Wilayah Khusus MES Jepang, Joko Widodo memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Erick Thohir,

“ Selamat untuk pak Erick Thohir, di tangan beliau, kami berharap MES bisa bergerak lebih cepat dalam upaya memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah," kata Joko.

Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Provinsi NTB, Baiq Mulianah dan Ketua Umum Pengurus Daerah MES Bandung Barat, Dandin Sholihin, mengharapkan Erick bisa membuat gebrakan dan strategi baru untuk ekonomi syariah dan MES ke depannya.

" Kami berharap pak Erick mampu menjalankan roda kepengurusan MES dengan langkah yang berani, seperti apa yang dilakukan beliau di Kementrian BUMN kemarin," kata dia.

2 dari 4 halaman

Menteri BUMN Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terpilih sebagai ketua umum baru Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk periode 1442-1445 Hijriah. Erick akan menggantikan posisi Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santosa.

Terpilih Erick menjadi pimpinan MES dipeorleh dari hasil sidang tim formatur Musyawarah Nasional V Masyarakat Ekonomi Syariah di Jakarta, Sabtu, 23 Januari 2021.

" Selamat mengemban amanah, semoga sukses dan menjadikan MES semakin terdepan dalam pembangunan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia," tulis akun resmi MES, @mes.indonesia.

 

© Dream

 

Pada kesempatan terpisah, Wakil Presiden Maruf dalam sambutan pembukaan Munas V MES sempat berpesan agar pengembangan ekonomi syariah harus bersinergi dengan sistem konvensional. Ini diperlukan dalam upaya memperkuat dan mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

“ Perlu dukungan dan komitmen yang sungguh-sungguh termasuk dari MES agar perkembangan ekonomi dan keuangan syariah dapat semakin cepat dalam mendukung perekonomian nasional,” kata Maruf.

Wimboh Santoso dalam sambutannya juga turut mengajak pelaku ekonomi dan keuangan syariah untuk berkontribusinya dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“ Dalam mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional, peran sektor jasa keuangan menjadi sangat krusial sebagai katalis penggerak dalam memulihkan perekonomian kita, termasuk tentunya peran dari sektor ekonomi dan keuangan Syariah,” kata Wimboh dalam keterangan tertulis MES.

3 dari 4 halaman

Prestasi Ekonomi Syariah RI di 2020

Di tengah pandemi ini, sektor jasa keuangan Syariah tetap mampu tumbuh cukup tinggi, yaitu sebesar 21,58 persen year on year atau lebih baik dari 2019 yang tumbuh 13,84 persen. Kinerja baik bahkan diukir bisnis pembiayaan bank umum Syariah yang mencatatkan pertumbuhan 9,5 persen (yoy) di tengah kontraksi kredit perbankan nasional sebesar 2,41 persen.

Perkembangan ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia juga turut diapresiasi dunia internasional. Sepanjang tahun 2020, Indonesia telah diakui sebagai salah satu negara dengan progres terbaik dalam hal ekonomi dan keuangan Syariah diantaranya rangking kedua sebagai “ The Most developed countries in Islamic Finance” menurut laporan Refinitiv Islamic Finance Development Report 2020

Sementara Global Islamic Economy Indicator 2020/2021 mencatat Indonesia sebagai ranking ke-4 global untuk sektor ekonomi Syariah, serta peringkat ke-6 untuk keuangan Syariah.

4 dari 4 halaman

Tantangan Ekonomi Syariah Indonesia

Namun diakui Wimboh, beberapa tantangan juga masih harus segera diatas sektor bisnis berbasis prinsip syariah ini.

Market share industri jasa keuangan Syariah diakui relatif masih rendah yaitu sebesar 9,90 persen dari total aset nasional. Tingkat literasi keuangan syariah masyarakat juga masih rendah sebesar 8,93 persen, jauh tertinggal dibandingkan indeks nasional sebesar 38,03 persen.

Sementara itu, Indeks Inklusi Keuangan Syariah yang sebesar 9,1 persen juga masih jauh tertinggal dibandingkan indeks nasional sebesar 76,19 persen.

Beri Komentar