Terowongan Tol Depok-Antasari Ambruk, Tiang Penyangga Tak Kuat Tahan Beban

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 9 Oktober 2019 14:24
Terowongan Tol Depok-Antasari Ambruk, Tiang Penyangga Tak Kuat Tahan Beban
Ambruknya projek terowongan Tol Desari menyebabkan lima orang pekerja terluka.

Dream - Proyek pembangunan terowongan Tol Depok-Antasari (Desari) seksi II ambruk. Diduga struktur yang dibuat tidak mampu menahan beban beton saat pengecoran.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa dini hari kemarin saat pelaksaan pengecoran di wilayah Ramp 8, tepatnya di Jalan H. Umar, Limo, Depok, Jawa Barat. Diduga tiang penyangga mengalami penurunan kemampuan dalam menahan beban hingga ambruk dan melukai lima orang pekerja.

" Kalau yang tercatat, soaring atau soring penyangganya mengalami penurunan kemampuan menyangga," ujar Project Manager PT Citra Waspphutowa, Donosius Widianto, dikutip dari

Di lapangan, terdapat besi yang sudah terpasang dalam bentangan sepanjang 50 meter dengan lebar 10 meter. Besi itu berfungsi sebagai tulangan penyangga beton.

Konstruksi tersebut berbentuk jembatan yang nantinya akan ada terowongan di bawahnya. Terowongan tersebut digunakan sebagai jalur tol.

Widianto membantah konstruksi tersebut ambruk. Dia bersikukuh lantaran kondisi besi-besi yang terpasang tidak mengalami kerusakan sama sekali.

" Kriteria ambruk itu beda, kalau sekarang bisa dilihat masih ada sebagian besar konstruksinya pada pada posisinya," kata dia.

Widianto mengatakan tentu kontraktor pelaksana yaitu PT Grider Indonesia telah membuat persiapan matang sebelum melaksanakan projek ini. Juga telah menyiapkan antisipasi terkait pekerjaan yang dilakukan.

1 dari 4 halaman

Minta Keterangan Vendor

Project Manager Grider Indonesia, Ekwan Yulianto, mengatakan pihaknya akan mengecek untuk memastikan penyebab tiang penyangga bisa mengalami penurukan kekuatan.

" Kita juga akan minta keterangan dari vendor, tapi tidak bisa sekarang," ucap dia.

Ekwan membantah pengecoran dijalankan di luar kapasitas. Dia akan berkoordinasi dengan Badan Pengatur Jalan Tol dan Komite Keselamatan dalam menangani masalah ini.

" Tentu akan kami laporkan kejadian ini ke BPJT dan Komite Keselamatan untuk menginvestigasi ini.

Proses pengecoran sempat dihentikan ketika terjadi insiden ini. Sebanyak lima orang pekerja terluka dalam insiden tersebut.

 

2 dari 4 halaman

Lima Pekerja Terluka

Sejumlah warga sekitar projek mengaku sempat mendengar bunyi gemuruh kencang pada Selasa pagi sekitar pukul 01.30 WIB. Tetapi, mereka tidak tahu suara itu berasal dari girder yang ambruk.

" Kirain mah lagi nurunin material, kan suaranya memang geruduk gitu," ujar salah seorang warga yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Kapolsek Limo, Komisaris Iskandar, mengaku pihaknya mendapatkan informasi lima orang pekerja terluka. Menurut dia, mereka sudah dilarikan ke rumah sakit namun tidak dirawat inap.

" Informasinya memang ada lima pekerja yang luka dan dibawa ke rumah sakit tapi tidak dirawat inap," kata dia.

Iskandar mengatakan dugaan sementara insiden ini terjadi akibat kelalaian. Tetapi, pihaknya masih melakukan pendalaman mengenai peristiwa ini.

" Ini ada kelalaian, tapi masih kita dalami," kata dia.

Sumber: /Nur Fauziah

3 dari 4 halaman

Tahun Depan, Tol Depok-Antasari Tembus Bojong Gede

Dream - Masyarakat yang tinggal di kawasan Bojong Gede, Bogor, dan Sawangan Depok, Jawa Barat, tak perlu lagi lewat Jalan Margonda dan Lenteng Agung jika hendak ke Jakarta. Sebab, tahun depan ada jalur alternatif untuk menghindari dua jalan yang terkenal dengan kemacetan parah itu.

" Jika tak ada aral melintang, tahun depan, Anda yang tinggal di kawasan selatan kota Depok seperti Bojong Gede dan Sawangan, jika hendak ke Jakarta, sudah memiliki jalur alternatif selain Jalan Margonda dan Jalan Lenteng Agung," ujar Presiden Joko Widodo di akun Facebooknya, diakses pada Jumat 28 September 2018.

Jalur yang dimaksud presiden dengan karib Jokowi itu adalah Jalan Tol Depok-Antasari. Jalur tersebut membentang sejauh 21 kilometer. " Dari Bojong Gede melalui Sawangan, Brigif sampai Jalan Antasari di Jakarta Selatan," kata Jokowi.

Awalnya, jalan ini ditargetkan baru selesai 2021. Tetapi, Jokowi memutuskan penyelesaiannya dipercepat pada 2019. " Jangan lama-lama," terang Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi meresmikan Tol Desari seksi I ruas Antasari Brigif dengan panjang 5,9 kilometer kemarin. Peresmian dilakukan di Gerbang Tol Cilandak Utama.

" Adapun seksi II ruang Brigif-Sawangan sepanjang 6,3 kilometer dan seksi III ruang Sawangan Bojong Gede, Bogor sepanjang 9,5 kilometer sedang dalam pengerjaan dan pembebasan tanah," tulis Jokowi.

4 dari 4 halaman

Kesenggol Backhoe, Proyek Jalan Tol Depok-Antasari Roboh?

Dream - Girder atau balok penyangga di proyek Jalan Tol Depok-Antasari, Jakarta Selatan roboh sekitar pukul 09.45 WIB.

" Itu yang roboh proyek pekerjaan arteri antara simpang susun Depok menghubungkan Antasari ke Depok," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Edi Suroso kepada Dream, Selasa 2 Januari 2018

Edi menuturkan dugaan sementara robohnya girder itu karena tersenggol alat berat yang sedang bekerja di lokasi.

" Dugaan sementara itu kesenggol sama beko (alat berat backhoe), sama belalainya buat ngeruk, itu dugaan sementara," ucap dia.

Hingga kini, kata dia, kejadian itu masih dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Selatan.

Pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari dikerjakan dalam dua tahap. Tahap pertama sepanjang 12 kilometer dimulai dari Jalan Antasari hingga Sawangan, sedangkan tahap kedua sepanjang 9,5 kilometer mulai dari Sawangan hingga ke Bojonggede di Bogor.

Proyek tol ini ditargetkan rampung pada akhir 2018.

(Sah)

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi