Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Suasana Lalu Lintas Di Beijing, Tiongkok. (Foto: Shutterstock)
Dream – Tiongkok tengah bersiap mengerem peredaran mobil berbahan bakar bakar bensin dan solar. Negara ini berencana menghentikan dan melarang produksi sekaligus penjualan kendaraan dengan sumber penggerak minyak bumi.
Dikutip dari CNN Money, Senin, 11 September 2017, Tiongkok ingin mengikuti jejak negara-negara seperti India, Perancis, Inggris, dan Norwegia yang bakal menghapus kendaraan berbahan bakar fosil. Langkah tersebut dijalankan untuk mendukung kendaraan bersih pada tahun-tahun mendatang.
Menurut Wakil Menteri Perindustrian Tiongkok, In Guobin, regulator belum memutuskan kapan larangan itu berlaku. Pemerintah juga memperingatkan industri otomotif untuk menyesuaikan diri terhadap wacana ini.
Xinhua melaporkan seorang pejabat dari Kementerian Keuangan Tiongkok, mengatakan pemerintah bakal menawarkan subsidi sebanyak setengah harga eceran listrik dan beberapa kendaraan hibrida. Ini untuk membantu melancarkan produksi mobil ramah lingkungan.
Subsidi ini menjadi kabar baik untuk produsen otomotif. Pemerintah Tiongkok menargetkan ada 5 juta mobil listrik pada tahun 2020.
Yang menjadi alasan Pemerintah Tiongkok mengadopsi teknologi ini adalah masalah polusi udara.
Sekadar informasi, puluhan model mobil listrik sudah mulai dijual di Negeri Tirai Bambu. Raksasa otomotif seperti Ford, GM, dan Volkswagen ingin mengembangkan mobil listrik secara penuh di Tiongkok.
Saat ini, produsen otomotif lokal mendominasi pasar di Tiongkok. Misalnya Volvo milik Tiongkok mengumumkan akan membuat mobil listrik per tahun 2019.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari