Lolos dari Aksi Profit Taking, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 24 Maret 2017 16:55
Lolos dari Aksi Profit Taking, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Sektor industri dan pertambangan kerek kinerja perdagangan hari ini.

Dream - Indeks saham syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup menguat meski sempat tertekan di awal perdagangan. Aksi ambil untung yang dilakukan pemodal lokal sempat menyeret Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) bergerak lemas. 

Pemodal sepertinya berusaha memanfaatkan aliran dana asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia. Terbukti indeks ISSI dan JII mencetak nett buy pemodal asing. 

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jakarta, Jumat 24 Maret 2017, indeks ISSI menguat 0,433 poin (0,24%) ke level 179,162. Melonjaknya aksi beli jelang penutupan juga mendorong indeks bluechip syariah, JII menanjak 0,781 poin (0,11%) ke level 716,144.

ISSI memulai sesi perdagangan dengan melaju lemah di level 178,728. Adanya tekanan profit taking pemodal lokal sempat menyeret ISSI ke level terendah di 178.370

Beruntung investor lokal kembali melantai di bursa saham dengan melakukan aksi beli saham. Memasuki menit-menit terakhir penutupan perdagangan, ISSI dan JII berbalik bergerak menguat. 

Transaksi perdagangan saham syariah sedikit mengalami kenaikan dengan 70,47 juta saham yang berpindahtangan. Nilai transaksi itu mencapai Rp 4,81 triliun. 

Nett buy asing pada saham ISSI mencapai Rp 417 miliar dengan Rp 47 miliar diantaranya terjadi pada bluechips syariah. 

Secara keseluruhan, kinerja indeks sektoral juga bergerak naik. Indeks sektor industri dan pertambangan menjadi motor perdagangan. Sementara indeks pertanian bergerak turun 0,78 persen dan infrastruktur 0,65 persen.

Emiten-emiten bluechip pencetak top gainer hari ini adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp650, PTBA Rp200, UNTR Rp175, SILO Rp150, ASII Rp75, dan ADRO Rp30.

Sebaliknya, emiten-emiten bluechip top loser hari ini adalah LPPF yang harga sahamnya turun Rp350, ICBP Rp175, INTP Rp150, AALI Rp125, dan SMBG Rp125.

Dari pasar uang, rupiah menguat terhadap dolar AS pada penutupan hari ini. Nilai tukar rupiah menguat 15 poin (0,11%) ke level Rp13.310 per dolar AS.

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup