5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Bitcoin.
Dream – Di saat harga bitcoin seperti roller coaster, investor mulai deg-degan. Sedikit-sedikit harga bitcoin melambung dan tak berapa lama, drop. Kondisi ini membuat psikologi investor terganggu.
Perusahaan pendanaan uang virtual di Rusia, bersedia memberikan dukungan psikis bagi investor secara cuma-cuma.
Dikutip dari Odditty Central, Senin 12 Februari 2018, pemilik Bitcoin Fund, Andrew Karpukhov, mengklaim jasa baru ini bisa membantu pemulihan mental investor yang depresi karena melihat harga bitcoin yang fluktuatif. Bimbingan psikologi ini bisa membantu investor menjalani kehidupan seperti semula.
Perusahaan ini juga menjarin psikolog profesional untuk melayani konsultasi dan bimbingan. “ Orang-orang mulai panik. Tak ada yang tahu apa yang terjadi. Awalnya, pasar terlihat bagus dan kini semuanya berubah,” kata psikolog Bitcoin Fund, Elena Pihovkina.
Elena mengatakan jasa konsultasi ini diberikan melalui saluran hotline. Dia akan mendengarkan keluh kesah investor, lalu menenangkannya sambil memberikan saran. “ Ini lebih penting (supaya) orang tidak melakukan hal bodoh,” kata dia.
Sekadar informasi, pada Desember 2017, harga bitcoin menembus angka US$20 ribu (Rp272,3 juta). Namun, bulan lalu, harganya merosot hingga US$8 ribu (Rp108,92 juta). Baik investor bitcoin maupun tambang bitcoin khawatir tidak bisa meng-cover risiko dan merasa stres.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?