Dream - Hari ini merupakan masa terakhir pelaksanaan program amnesti pajak periode pertama. Berdasarkan data terakhir Direktorat Jenderal Pajak, sejak program ini dimulai pada Agustus lalu, tercatat sebanyak 248.011 wajib pajak mengikuti program amnesti pajak.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama, mengatakan hari ini pihaknya akan bekerja lebih ekstra. Menurut dia, para karyawan akan melayani laporan amnesti pajak hingga usai.
" Kalau selesainya jam 04.00 ya kami layani. Yang penting daftar dulu," kata Hestu, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat, 30 September 2016.
Hestu mengatakan pada periode pertama ini tarif uang tebusan ditetapkan sebesar 2 persen. Agar tetap mendapat tarif tersebut, Hestu meminta para wajib pajak segera melapor.
" Yang terpenting, Surat Pernyataan Harta (SPH) dan uang tebusan harus hari ini," kata dia.
Jika tidak, kata Hestu, maka wajib pajak harus mengikuti program amnesti pajak periode kedua. Tetapi, tarif uang tebusan pada periode tersebut yang dimulai pada 1 Oktober 2016 nanti lebih besar, sebanyak 3 persen.
Untuk periode kedua nanti, Hestu mengingatkan masyarakat yang belum melaporkan harta kekayaaan, dapat mengikuti tak amnesty. Dia juga berharap, para pengusaha pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melaporkan catatan kekayaannya.
" Yang (pengusaha) besar-besar sudah ikut, yang kecil-kecil jangan sampai ketinggalan," ujar dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global