Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Hari ini merupakan masa terakhir pelaksanaan program amnesti pajak periode pertama. Berdasarkan data terakhir Direktorat Jenderal Pajak, sejak program ini dimulai pada Agustus lalu, tercatat sebanyak 248.011 wajib pajak mengikuti program amnesti pajak.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama, mengatakan hari ini pihaknya akan bekerja lebih ekstra. Menurut dia, para karyawan akan melayani laporan amnesti pajak hingga usai.
"Kalau selesainya jam 04.00 ya kami layani. Yang penting daftar dulu," kata Hestu, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat, 30 September 2016.
Hestu mengatakan pada periode pertama ini tarif uang tebusan ditetapkan sebesar 2 persen. Agar tetap mendapat tarif tersebut, Hestu meminta para wajib pajak segera melapor.
"Yang terpenting, Surat Pernyataan Harta (SPH) dan uang tebusan harus hari ini," kata dia.
Jika tidak, kata Hestu, maka wajib pajak harus mengikuti program amnesti pajak periode kedua. Tetapi, tarif uang tebusan pada periode tersebut yang dimulai pada 1 Oktober 2016 nanti lebih besar, sebanyak 3 persen.
Untuk periode kedua nanti, Hestu mengingatkan masyarakat yang belum melaporkan harta kekayaaan, dapat mengikuti tak amnesty. Dia juga berharap, para pengusaha pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk melaporkan catatan kekayaannya.
"Yang (pengusaha) besar-besar sudah ikut, yang kecil-kecil jangan sampai ketinggalan," ujar dia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'