Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Polisi Emirat Sharjah memperingatkan warga untuk berhati-hati terhadap orang-orang yang meminta sumbangan uang atau barang-barang lainnya untuk organisasi amal.
Peringatan itu datang setelah warga Sharjah mengeluh tentang sekelompok orang yang mengaku bekerja untuk sebuah lembaga keagamaan di Al Nahda. Kelompok itu mengaku mengumpulkan sumbangan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.
Kelompok peminta sumbangan, yang terdiri dari pria dan wanita, telah mendekati warga Al Nahda setidaknya dua kali sepanjang tahun ini.
"Setiap kali datang, mereka membuat alasan yang berbeda untuk meminta uang," kata seorang warga Al Nahda seperti dikutip dari Gulf News, Kamis, 23 April 2015.
Penduduk lain dari Al Nahda, Ahmad Mustafa, mengatakan ia memberi mereka agar mereka cepat pergi.
"Mereka berpakaian rapi dan menyodorkan amplop sambil mengatakan orang bebas menyumbang berapa saja. Mereka mengaku sedang membantu masyarakat yang terkena bencana di luar negeri," tambah Mustafa.
Gulf News memperoleh salinan selebaran yang mereka bagikan. Saat dihubungi beberapa kali, pemilik nomor ponsel yang tertera di selebaran itu menolak untuk berbicara dan mematikan teleponnya. Saat dihubungi di hari lainnya, dia mengatakan salah sambung.
Kolonel Sultan Al Khayal, Pejabat Kepolisian Sharjah, mengatakan kepada Gulf News bahwa pihaknya telah meluncurkan program pencegahan kejahatan dan penipuan dalam segala bentuk bertajuk 'Wiqayah'.
Kebanyakan pengemis dan peminta amal mengeksploitasi agama dan rasa empati masyarakat untuk mendapat uang dengan mudah, katanya.
Al Khayal menekankan organisasi amal resmi tidak mengirim orang ke rumah-rumah penduduk untuk meminta sumbangan. Semua organisasi amal di negara itu, kata dia, memiliki kantor pusat dan staf profesional yang akan membantu memberikan informasi soal sumbangan.
"Kami menilai ini masalah serius karena bisa meruntuhkan reputasi negara dan itu memengaruhi keamanan tempat," katanya.
"Orang-orang yang meminta sumbangan ini harus diwaspadai karena dapat melukai dan mencuri dari rumah-rumah penduduk. Mereka sering berdiri di luar rumah atau bangunan sepanjang hari, mengamati dan mengumpulkan informasi tentang kegiatan dan kebiasaan warga," tandasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari