Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Ada Yang Bisa Menebak Siapa Nama Pria Ini? (Foto: First Pos)
Dream – Film Avengers: Infinity Wars sukses menyedot perhatian pecinta film Superhero. Film besutan Marvel itu laku keras di layar bioskop di seluruh dunia terlihat dari pendapatan yang konon sudah mencapai US$900 juta (Rp12,6 triliun).
Para pecinta film pasti mengenal sejumlah karakter Superhero yang telah dilahirkan Marvel. Tapi pernahkah mendengar nama Kevin Feige.
Dilansir dari CNBC, Selasa 7 Mei 2018, Feige adalah pimpinan Marvel Studio. Di bawah kepemimpinannya, Marvel Cinematic Universe bisa menelurkan film-film superhero yang fantastis dan “ menghipnotis” orang-orang. Sebut saja film Black Panther.
Siapa sangka, pria berusia 44 tahun yang sukses berada di posisi puncak Marvel Studio, dulunya seorang pencuci mobil.
Perjalanan karier Feige ini berawal dari mimpi bocah New Jersey yang ngefans dengan sosok superhero. Kala itu, Feige muda doyan baca komik dan menonton film. Kesukaannya ini mendorong lulusan Sekolah Film USC, Amerika Serikat, ingin terjun di dunia hiburan.
Lalu, Feige mencoba mendaftar ke Sekolah Film USC ketika tumbuh dewasa. Sayangnya, dia ditolak. Feige berhasil tembus sekolah film setelah ditolak lima kali. Di sana, dia belajar tentang film dan lulus pada 1995.
“ Saya mengajukan lamaran setiap semester sampai diterima,” kata dia.
Ketika di USC, Feige berhasil mendapatkan magang di perusahaan produksi film milik Richard dan Lauren Shuler Donner. Dua tahun kemudian, Richard dan Lauren merekrutnya sebaagai asisten produsen.
“ Pekerjaannya sebagai pesuruh. Mengantarkan makan siang dan mencuci mobil,” kata dia.
Mengeluh? Tidak. Feige menganggap posisi “ rendah” ini merupakan batu loncatan. Dia optimistis bisa sukses di Hollywood.
Ketika menjadi asisten produsen, Feige membantu Donner membuat film You’ve Got Mail dan Volcano. Ketika menggarap film X-Men, pria ini menjadi produsen. Kepiawaian Feige membuat film memancing perhatian Avi Arad, mantan CEO Marvel Entertainment dan pendiri Marvel Studio.
© Para superhero membawa Kevin Feige ke puncak pimpinan.
Pada 2000, Feige bergabung ke Marvel Studio. Di sana, dia memproduksi film-film superhero, seperti Iron Man dan The Incredible Hulk. Pada 2007, dia dipromosikan sebagai pimpinan Marvel Studio.
Ketika masih bekerja sebagai produser, Feige juga mengawasi produksi film-film superhero, seperti Avengers: Infinity War, Dr. Strange, Thor: Ragnarok, dan Spiderman: Homecoming.
Karier Feige makin cemerlang setelah Black Panther memecahkan rekor Box Office dan mendobrak prakonsepsi budaya di industri hiburan. Pria ini pun menjadi sosok paling berpengaruh di dunia hiburan.
Feige mengatakan kesuksesannya ini ditujukan bagi para pecinta superhero dan membuat hubungan antara karakter dengan penonton.
“ Semua kru kami di Marvel Studio melihat diri sendiri sebagai fans untuk pertama kali. Inilah yang kami lakukan sebelum membuat film,” kata dia.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia