Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Mengelola Uang.
Dream – Sebagai utusan Allah SWT, Nabi Muhammad SAW punya banyak kelebihan yang terlihat dari kebiasaan, prinsip, serta tindakannya dalam hidup sehari-hari. Sosok ini menjadi panutan umat Islam agar memiliki kehidupan yang lebih baik.
Salah satu yang bisa diteladani dari Rasulullah SAW adalah finansial. Ada beberapa prinsipnya yang bisa diterapkan agar sukses dalam kehidupan, mulai dari masalah bisnis sampai mengelola keuangan.
Dikutip dari cekaja.com, Sabtu, 6 Agustus 2016, ada empat yang keteladanan yang bisa ditiru dari Rasulullah SAW dalam berbisnis dan mengelola keuangan. Apa saja?
Mulai dari berdagang...
© Dream
Rasulullah SAW berdagang sepanjang hidupnya untuk mencari rezeki. Jika ditiru, orang akan mencapai kesuksesan yang besar. Lihat saja orang-orang yang masuk ke daftar orang terkaya di dunia merupakan pebisnis atau wirausahawan.
Jika ingin menjadi orang sukses, cobalah untuk memupuk rasa dan insting wirausaha yang dimiliki dengan menjalankan bisnis sampingan skala kecil.
© Dream
Dalam berbisnis, Nabi Muhammad SAW selalu mengambil untung sedikit atau sewajarnya. Sikap ini bisa ditiru. Ingat, kalau untung yang diambil terlalu besar, penjualan produk akan menjadi sulit.
Tak hanya itu, dengan untung yang sewajarnya, Anda bisa membuat banyak orang yang tertarik untuk membeli produk yang dijual. Kalau banyak orang yang membeli produk, keuntungan yang didapat juga akan semakin besar. Lebih baik untung sedikit, tapi produk yang terjual banyak daripada untung banyak, tapi produk yang laku sedikit.
© Dream
Pelajaran lainnya yang bisa dipetik dari panutan umat Islam ini adalah mengelola uang dengan lebih bijak. Jangan sampai besar pasak daripada tiang alias besar pengeluaran daripada pendapatan.
Zaman sekarang banyak orang yang memiliki banyak cicilan sampai tak bisa membayarnya. Biasanya hal itu disebabkan mereka mengutamakan gengsi dan gaya hidup. Utang memang
© Dream
Rasulullah SAW mengajarkan umat muslim di seluruh dunia untuk saling berbagi, khususnya berbagi harta. Dalam hukum Islam, setidaknya ada 2,5 persen dari harta milik adalah kepunyaan fakir miskin dan anak yatim.
Bersedekah juga disebut-sebut bisa meningkatkan kebahagiaaan. Menurut penelitian Harvard Business School, semakin banyak orang bersedekah, maka semakin banyak pula kebahagiaan yang akan dia dapat. Oleh sebab itu, rutinlah bersedekah dari setiap pendapatan yang diperoleh agar hidup menjadi lebih bahagia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya