7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Forbes)
Dream - Harta kekayaan orang terkaya dunia tergerus setelah melalui masa berat tahun 2015. Kondisi ini juga dialami pengusaha Asia, termasuk Indonesia.
Dalam laporan terbaru, 2016 Forbes World's Billionaire, dikutip dari laman Forbes, Rabu, 2 Maret 2016, Asia menyumbang 97 nama miliarde dalam deretan orang teraya sejagat.
Penyumbang terbesar orang terkaya dunia dari benua ini masih berasal dari China dari total 540 pengusaha Asia. Negeri Tirai Bambu ini bahkan menyumbang 70 muka baru di jajaran bergengsi ini. Jumlah ini lebih banyak dari Hong Kong sebanyak 10 nama dan India 8 nama.
Nama-nama pengusaha Indonesia juga masuk dalam jajaran Forbes kali ini. Sebanyak 20 nama tercantum dalam deretan Orang Terkaya Dunia.
Sebagian besar, ke-20 nama orang terkaya dunia asal Indonesia ini masih merupakan muka-muka lama.
Posisi duo bersaudara pemilik perusahaan rokok, Djarum, R Budi Hartono dan Michael Hartono masih sulit digeser dari posisi teratas.
Di tingkat dunia, harta kekayaan R Budi Hartono bertengger di posisi 141 jajaran orang teraya sejagat. Sedangkan saudaranya, berada 5 tingkat lebih rendah atau di posisi 146 dunia.
Total kekayaan dua bersaudara ini mencapai sekitar US$ 16 miliar atau Rp 212,64 triliun. Sumber pundi kekayaan mereka berasal dari bisnis bank dan rokok.
Berikut adalah 20 Orang Terkaya Dunia asal Indonesia versi Forbes:
20. Low Tuck Kwong
Peringkat dunia: 1694
Harta: US$ 1 miliar
Sumber Kekayaan: Batu bara
19. Achmad Hamami
Peringkat dunia: 1694
Harta: US$ 1 miliar
Sumber Kekayaan: alat berat
18. Husain Djojnegoro
Peringkat dunia: 1694
Harta: US$ 1 miliar
Sumber Kekayaan: consumer good
17. Martua Sitorus
Peringkat dunia: 1577
Harta: US$ 1,1 miliar
Sumber Kekayaan: Kelapa sawit
Klik selanjutnya untuk melihat peringkat 15 besar
© Dream
16. Abdul Rasyid
Peringkat dunia: 1577
Harta: US$ 1,1 miliar
Sumber Kekayaan: kayu
15. Sukanto Tanoto
Peringkat dunia: 1367
Harta: US$ 1,3 miliar
Sumber Kekayaan: aneka usaha
14. Djoko Susanto
Peringkat dunia: 1367
Harta: US$ 1,3 miliar
Sumber Kekayaan: retail
13. Theodore Rachmat
Peringkat dunia: 1275
Harta: US$ 1,4 miliar
Sumber Kekayaan: aneka usaha
12. Soegiarto Adikoesoemo
Peringkat dunia: 1257
Harta: US$ 1,4 miliar
Sumber Kekayaan: kimia
11. Ciputra
Peringkat dunia: 1198
Harta: US$ 1,5 miliar
Sumber Kekayaan: real estate
© Dream
10. Eddy Kusnadi Sariatmadja
Peringkat dunia: 1121
Harta: US$ 1,6 miliar
Sumber Kekayaan: media dan teknologi
9. Peter Sondakh
Peringkat dunia: 1011
Harta: US$ 1,8 miliar
Sumber Kekayaan: investasi
8. Murdaya Poo
Peringkat dunia: 959
Harta: US$ 1,9 miliar
Sumber Kekayaan: aneka usaha
7. Tahir
Peringkat dunia: 906
Harta: US$ 2 miliar
Sumber kekayaan: aneka usaha
6. Mochtar Riady
Peringkat dunia: 854
Harta: US$ 2,1 miliar
Sumber kekayaan: aneka usaha
© Dream
5. Bachtiar Karim
Peringkat dunia: 527
Harta: US$ 3,2 miliar
Sumber kekayaan: manufaktur
4. Sri Prakash Lohia
Peringkat dunia: 358
Harta: US$ 4,2 miliar
Sumber kekayaan: polyester
3. Chairul Tanjung
Peringkat dunia: 286
Harta: US$ 4,9 miliar
Sumber kekayaan: aneka usaha
2. Michael Hartono
Peringkat dunia: 146
Harta: US$ 7,9 miliar
Sumber kekayaan: rokok dan bank
1. R Budi Hartono
Peringkat dunia: 141
Harta: US$ 8,1 miliar
Sumber kekayaan: bank dan rokok
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?