Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Muamalat Fokus Konsolidasi Pada Tahun Ini.
Dream – PT Bank Muamalat fokus berbenah pada tahun 2018. Salah satu yang diperbaiki adalah pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF).
“ 2018, kami akan membereskan NPF-nya dulu, masih konsolidasi,” kata Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K Permana, di Jakarta, ditulis Kamis 4 Januari 2018.
Permana mengatakan, ada tiga pendekatan yang dilakukan untuk memperbaiki kualitas pembiayaan. Contohnya, Bank Muamalat akan menambah sumber daya manusia (SDM) untuk mengatasi pembiayaan bermasalah. Dia merasa jumlah SDM di bidang NPF tidak cukup.
“ Potensinya gede. Kalau bisa recovery, lebih besar impact pada keuntungan,” kata mantan Direktur Unit Usaha Syariah PT Bank Permata ini.
Angka NPF gross Bank Muamalat sebesar 4,54 persen dan angka NPF nett sebesar 3,07 persen. Kalau untuk angka yang sekarang, Permana enggan mengatakan. “ Akan di-disclose di publikasi,” kata dia.
Selain NPF, Permana akan membenahi masalah lain, yaitu permodalan. Dia optimistis tahun ini ada modal masuk ke Bank Muamalat.
“ Kami konsolidasi karena ke-delay, karena capital belum masuk atau telat masuk. Setelah capital masuk, kami konsolidasi dan pencadangan akan masuk dari situ. Insya Allah,” kata dia.
Bank Muamalat, kata dia, juga punya target pertumbuhan pada tahun ini. “ Ada growth pasti, tapi tidak seagresif teman-teman lain,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya