Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apakah Penting Meneruskan Pendidikan Jika Ingin Mengembangkan Karier? (Foto: Shutterstock)
Dream – Dalam dunia kerja, pendidikan menjadi salah satu tolok ukur. Banyak perusahaan yang mensyaratkan pendidikan terakhir bagi pelamar kerja.
Tak hanya itu, sejumlah perusahaan juga menjadikan tingkat pendidikan sebagai acuan dalam memberikan upah. Semakin tinggi tingkat pendidikan seorang karyawan, maka upah yang ditawarkan perusahaan semakin besar.
Lantas, apakah penting untuk kembali bersekolah jika ingin mengembangkan karier?
Dikutip dari Lifehack, Kamis, 4 Januari 2018, penulis buku The Leap: Launching Your Full Time Career in Our Part To Time Economy, Robert Dickie, menyarankan kita untuk melanjutkan pendidikan. Itu jika ingin karier kita menanjak.
Saat ini, gelar Sarjana menjadi syarat umum yang diberlakukan banyak perusahaan di Indonesia. Jika kamu ingin posisi lebih tinggi, tak ada salahnya untuk kembali ke bangku kuliah jenjang Magister atau Doktoral.
Tetapi, jika kamu lebih berminat menjadi pekerja paruh waktu apalagi pengusaha, saran Dickie bisa diabaikan.
“ Kalau mau kerja sebagai freelance atau entrepreneur, kembali ke sekolah itu menjadi tak penting,” kata Dickie.
Yang paling penting di dunia usaha yaitu keterampilan bisnis. Untuk mengasah skill, kamu bisa belajar di platform online.
Kamu bisa mendapatkan materi pengembangan kemampuan bisnismu baik secara gratis maupun berbayar. Untuk yang berbayar, biasanya penagihan dilakukan usai kursus online dan kamu bisa mendapatkan sertifikat.
“ Platform belajar online juga tersedia untuk orang-orang yang ingin meningkatkan kemampuan profesional, tetapi tidak punya pelatihan kemampuan yang formal dari perguruan tinggi,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya