Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Wanita Membayar Dengan Kartu Bank. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kapan terakhir kali Sahabat Dream memeriksa laporan transaksi bank? Jika jawabannya satu minggu, jangan senang dulu. Kamu dianggap sudah terlalu lama tidak memperhatikan laporan tersebut.
Pengecekan laporan transaksi bank, meski terasa malas melakukannya, bisa menyelamatkan kamu dari penipuan pembayaran.
Dikutip dari keterangan tertulis Mastercard yang diterima Dream, Rabu 28 Februari 2018, salah satu cara yang tepat untuk mengurangi peluang terjadinya penipuan adalah dengan menjadi lebih proaktif dan membangun kebiasaan untuk menggunakan kartu pembayaran secara aman.
Laporan-laporan daftar transaksi dalam bentuk print maupun online penting untuk mendeteksi adanya penipuan kartu. Jika diperhatikan baik-baik, laporan-laporan ini dapat menunjukkan apakah sebuah transaksi telah setujui atau belum.
Ada tiga langkah aman yang bisa mencegah kamu dari penipuan pembayaran dengan kartu pembayaran.
Pertama, daftarkan nomor Ponsel kamu untuk menerima notifikasi di telepon genggam (mobile alerts).
Jika kamu sering bepergian dan ingin terus mendapat informasi terkait transaksi perbankan, sejumlah bank menawarkan pilihan untuk mengirimkan notifikasi tersebut ke telepon genggam setiap transaksi dilakukan. Dengan tampilan yang mudah disesuaikan, notifikasi-notifikasi ini dapat membantu untuk memeriksa kembali transaksi pembelian dalam jumlah besar.
Kedua, memeriksa kembali laporan transaksi.
Para ada penipu yang mengambil uang dalam jumlah kecil selama periode yang cukup lama, cenderung luput dari perhatian. Latihlah mata kamu menangkap biaya-biaya kecil ini dalam slip transaksi. Pastikan jumlah yang tertera sudah sesuai dengan transaksi yang telah kamu lakukan.
Ketiga, bersikap sigap dan memeriksa transaksi secara berkala.
Sebagian besar bank akan mengirimkan e-statement bulanan ke email sehingga kamu bisa memeriksanya secara langsung dan lebih cepat. Apabila melihat aktivitas yang mencurigakan dalam laporan transaksi tersebut, segera hubungi bank. Mereka dapat membantu dengan perlindungan pertanggungan jika terjadi kesalahan atau penipuan dalam transaksi bank.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya