Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lulusan Baru Biasanya Minder Ketika Ingin Melamar Pekerjaan.
Dream - Sahabat Dream, pernahkah kamu merasa sangat tertarik dengan sebuah lowongan kerja segera hati rasanya ingin langsung mengirimkan surat lamaran? Perasaan ini pasti pernah dirasakan seseorang yang mencari pekerjaan baru, terlebih lulusan baru.
Ada kalanya kamu pasti merasa ragu ketika hendak mengirimkan lamaran. Satu pertanyaan yang sering mengganjal. 'Apa yang saya punya untuk posisi ini?'
Dilansir dari The Muse, Rabu 15 Agustus 2018, pakar karier di EllenFondiler.com, Ellen Fondiler, mengatakan perasaan tak percaya diri seperti ini kerap terjadi. Lulusan baru merasa tak punya modal apa-apa untuk melamar pekerjaan, misalnya kurang pengalaman dan kurang bernilai.
“ Kadang-kadang kamu benar dan kadang-kadang kamu sangat salah,” kata Ellen.
Dia menyarankan pencari kerja mengusir pemikiran “ tak punya apa-apa” untuk perusahaan yang dilamar.
Berikut ini empat alasannya, menurut Ellen.
Jika kamu benar-benar bergairah terhadap pekerjaan atau perusahaan yang dipilih, itu adalah karakteristik yang sangat berharga. Passion ini akan memperbaiki kamu dan menjadikanmu sebagai pekerja keras, lebih keras dari orang lain.

Energi yang akan membakar semangatmu untuk menyelesaikan pekerjaan dan bisa menginspirasi orang lain.
Kalau calon perusahaan bisa melihat gairdah dalam hidupmu? Itu jauh lebih berharga daripada emas. Tunjukkan gairah itu dalam surat lamaran dan tuliskan apa yang memikat perhatianmu ke perusahaan tersebut.
Kamu akan terkejut dengan berapa banyak perusahaan sukses yang membuang uang, waktu, dan SDM untuk cara lama dalam melakukan sesuatu. Cara ini akan membuat segala hal tidak efisien.

Bagi orang yang tidak memiliki pengalaman, kamu bisa menyumbangkan ide-ide brilian untuk merombak kebijakan lama. Kamu bisa menuliskan poin-poin itu di surat lamaran dan menyajikan rencana agar tujuanmu tercapai.
Kamu bisa bekerja keras tanpa mengeluarkan peluh sedikit pun. Kamu cukup mempelajari teknologi baru, menyesuikan diri dengan permintaaan. Di era serba canggih ini, keterampilan adaptasi tentu diperlukan.

Cara terbaik untuk mendemonstrasikamn keterampilan beradaptasi adalah kamu selalu update tentang perkembangan teknologi. Tak hanya itu, skill kerjamu juga harus terus update dan menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Cara ini akan membuat calon perusahaan memilihmu.
Ini kerap terjadi. Apa yang kamu pikirkan bertentangan dengan apa yang kamu punya. Kamu punya keterampilan yang siap dijual.

Contohnya, kamu punya blog ketika SMA. Ini akan memberikanmu keterampilan menulis dan komunikasi yang kuat. Ini juga bisa “ mengemas” dirimu menjadi lebih bernilai.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya