Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memonitor siklus menstruasi seringkali terlupakan, padahal aktivitas ini berperan sangat esensial dalam seluruh tahapan hidup perempuan sejak konsepsi sampai usia lanjut, termasuk untuk perencanaan keluarga.
Menurut dr. Kartika Cory, SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi, kesadaran individu untuk memahami konsep kesehatan reproduksi, dengan memonitor siklus menstruasinya secara berkala dan intensif dapat menjaga kualitas sistem reproduksi sedari dini, mengantisipasi risiko penyakit reproduksi hingga usia lanjut, serta perencanaan keluarga yang lebih matang.
“ Monitor siklus menstruasi memang terkesan mudah, namun berdampak sangat besar, tidak hanya bagi individu itu sendiri, tapi juga mendukung kesejahteraan perempuan pada umumnya serta memastikan generasi yang sehat dan berkualitas.," paparnya dalam Webinar HaloTalks Vol 4: Mencatat Periode Menstruasi, Hal Mudah Berdampak Besar pada Rabu 25 November 2020.
" Sering kali banyak isu terkait kesehatan reproduksi yang akar permasalahannya dapat lebih mudah teridentifikasi jika pasien mengetahui masa menstruasi mereka,” lanjut dokter Kartika.
Menurut dokter Kartika, setidaknya ada empat manfaat penting yang bisa didapatkan ketika perempuan mencatat siklus menstruasinya. Pertama adalah untuk mengetahui masa subur sehingga meningkatkan peluang kehamilan.
" Pertama bisa untuk peluang hamil, ini kaya kapan masa suburnya yang kedua kalau sudah tahu masa subur, maka bisa jadi alat KB alamiah ini biar enggak terjadi pembuahan," ujar dokter Kartika.
Tak hanya itu, maanfaat kedua yakni menghindari adanya penyakit reproduksi sejak dini.
" Sangat penting mendeteksi anomali untuk menghindari penyakit reproduksi sejak dini," lanjutnya.
Manfaat ketiga menurut dokter Kartika adalah untuk mengantisipasi Premenstrual Syndrome atau PMS.
" Nah biasanya kan ada PMS ini untuk menangani gejala PMS, sebab 75 perempuan subur di dunia mengaalami PMS, kalau di Indonesia 80 hingga 90 persen. Jadi kita bisamengerti atau mengantisipasi gejala berat (jika sudah tahu siklusnya)," tambah dokter Kartika.
Sementara manfaat yang keempat adalah untuk deteksi dini masalah yang berhubungan dengan menstruasi, seperti darah berlebih, darah terlalu sedikit, menstruasi telat, hingga terlalu cepat.
" Mendeteksi masalah yang berhubungan menstruasi kaya terlalu cepat terlalu lama," ujar dokter Kartika.
Dream - Terkadang, kita perlu mempercepat siklus menstruasi karena alasan tertentu. Biasanya, hal tersebut dilakukan ketika ingin beribadah ke tanah suci atau melakukan program kehamilan.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat siklus haid. Dilansir dari Sehatq.com, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempercepat siklus haid.
Menggunakan alat kontrasepsi
Alat kontrasepsi bisa memperngaruhi tubuh secara hormonal. Sehingga, kamu bisa haid lebih cepat dari biasanya. Kamu bisa menggunakan alat kontrasepsi berbentuk cincin maupun pil.
Meski belum ada penelitian yang membuktikannya, vitamin C diklaim dapat meningkatkan kadar estrogen dan menurunkan kadar progesteron dalam tubuh. Sehingga, dinding rahim akan luruh dan terjadi menstruasi.
Berolahraga secara teratur dapat memperlancar peredaran darah dan menenangkan otot tubuh, sehingga bisa mempercepat datang bulan.
Namun jika siklus haid sudah cukup teratur, olahraga tidak akan membuat menstruasi datang lebih cepat secara signifikan.
Ketika berat badan ideal, siklus menstruasi juga akan lebih teratur. Terlalu kurus akan menghambat, bahkan menghentikan siklus menstruasi.
Sedangkan, terlalu gemuk juga bisa menghambat siklus menstruasi. Jadi, jagalah berat badan agar tetap ideal.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan