Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Nasabah Mandiri Syariah Bisa Berinvestasi Emas Melalui Aplikasi Mobile Banking. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mempermudah nasabah untuk berinvestasi emas. Bank syariah ini menyematkan fitur E-mas di aplikasi Mandiri Syariah Mobile (MSM).
Direktur Information Technology, Operation and Digital Banking Mandiri Syariah, Achmad Syafii, mengatakan nasabah bisa memiliki rekening tempat menyimpan emas yang bisa diisi, ditarik, dan ditransfer cukup dari handphone.
Syafii mengatakan, investasi emas merupakan alternatif instrumen investasi yang semakin diminati masyarakat. Sifatnya bergerak dan jangka panjang harganya relatif meningkat.
Tren pembelian emas untuk keperluan pembiayaan kepemilikan emas di Mandiri Syariah pun mengalami peningkatan dua kali lipat di masa pandemi dibanding sebelum pandemi.
“ Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” kata Syafii dalam keterangan tertulis, Rabu 25 November 2020.
Fitur ini menjadi solusi untuk melindungi nilai tabungan nasabah. Tabungan yang saldo kepemilikannya berupa gram emas ini pun sangat mudah, aman dan nyaman diakses nasabah.
Hanya dengan mengakses MSM, nasabah yang sebelumnya telah memiliki tabungan mudharabah atau wadiah Mandiri Syariah, dapat membuka rekening e-mas dan selanjutnya membeli, menjual, mengambil fisik dan bahkan mentransfer saldo emasnya kepada orang lain.
Pembelian emas di fitur ini pun terbilang fleksibel secara nominal. Cukup dengan setoran awal 0,1 gram atau senilai kurang dari Rp100 ribu, nasabah sudah dapat menikmati fitur ini. Setoran berikutnya pun sangat ringan, minimal hanya 0,05 gram atau tidak sampai Rp50 ribu.
Uniknya nasabah yang telah mempunyai emas di rekening e-mas tersebut, dapat memberikan emasnya kepada orang lain dengan cara transfer antar rekening e-mas secara real time. Jika dibutuhkan, nasabah juga dapat menjual emasnya.
Cukup dari mobile banking dan tanpa harus ke kantor cabang karena uang hasil penjualan emas akan langsung masuk ke rekening nasabah, artinya investasi emas dalam fitur e-mas ini likuid dengan proses penjualan yang mudah.
Dari sisi keamanan, karena fisik emasnya disimpan di Bank, nasabah tidak perlu repot dan khawatir memikirkan tempat menyimpan emasnya. Apabila ingin menarik fisik emasnya, nasabah cukup mengajukan melalui aplikasi dan mengambilnya di kantor cabang yang ditunjuk sesuai waktu yang ditentukan.
Fitur e-mas ini menjadi kesempatan nasabah untuk dapat melakukan pengelolaan keuangan jangka panjang, memiliki emas dengan mudah sekaligus memanfaatkan fasilitas penitipan fisik emas milik Bank.
“ Kami berharap fitur e-mas di Mandiri Syariah Mobile (MSM) ini dapat meningkatkan fungsi bank syariah. Tidak hanya sebagai penyedia produk layanan perbankan pada umumnya, namun solusi finansial khususnya investasi bagi masyarakat,” kata Syafii.
Selain investasi e-mas, saat ini nasabah juga dapat mengajukan gadai emas melalui MSM. Dengan fitur ini, nasabah yang memiliki emas di rumah dan ingin menggadaikannya, dengan mudah dapat memperkirakan nilai emas dari awal.
Nasabah pun semakin dimanjakan karena proses gadainya dapat dipilih antara pick-up oleh pihak bank atau dengan berkunjung ke cabang terdekat. Fitur ini memperlengkap produk layanan berbasis emas di Mandiri Syariah.
“ Insya Allah fitur e-mas ini juga menjadi alat dan sarana edukasi masyarakat termasuk generasi milenial untuk mulai melakukan investasi sejak dini,” kata Syafii.
Inovasi lain yang dilakukan Mandiri Syariah adalah layanan Kartu Debit OTP. Dengan inovasi ini nasabah dapat mentransfer sejumlah dana yang dapat diambil dalam waktu tertentu (berlaku 1 jam) kepada orang lain yang bahkan tidak memiliki rekening bank. Penarikan dana pun akan terukur dan lebih aman.
Sejalan dengan spirit new bank dan menyambut era open banking, Mandiri Syariah meluncurkan portal Application Programming Interface (API) yang dapat dimanfaatkan oleh para partner digital seperti e-commerce, fintech, merchant, payment gateway, dan lain-lain.
Saat ini telah tersedia berbagai jenis service seperti basic service berupa balance inquiry, overbooking, account statement, maupun premium service seperti create dan edit virtual account untuk cash management system, online transfer, fitur travel umroh (list travel, paket umroh, detail paket), cashout, dan lain-lain.
Berbagai inovasi fitur MSM memberikan dampak positif pada jumlah pengguna MSM. Hingga Oktober 2020, pengguna MSM mencapai 1,47 juta dengan pertumbuhan akumulasi transaksi year on year mencapai 88,64 persen.
“ Ke depan, kami akan terus peka terhadap kebutuhan nasabah dan berkomitmen untuk konsisten melakukan inovasi layanan untuk memenuhi kebutuhan finansial, sosial dan spiritual nasabah. Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi kontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di Indonesia,” kata dia.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya