10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Ada Lima Industri Yang Paling Banyak Membuka Lowongan Pekerjaan Pada Awal Tahun.
Dream – Banyak orang yang menjadikan momen jelang akhir tahun sebagai waktu mencari kesempatan kerja di tempat baru. Keinginan para pemburu pengalaman baru ini bisa tersalurkan karena memang banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk pegawai baru.
Platform komunitas online yang menampilkan berbagai informasi seputar perusahaan dan dunia kerja, Jobplanet.com, meriset dan menganalisis industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan dan profesi yang dibutuhkan perusahaan pada awal tahun ini.
Riset ini dilakukan berdasarkan informasi lowongan kerja yang terdapat di Jobplanet.com pada kuartal I 2017, yaitu dari Januari-Maret 2017.
Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, Kemas Antonius, mengatakan ada lima industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan.
“ Lima industri yang paling banyak membuka lowongan kesempatan bagi pencari kerja dalam tiga bulan pertama pada tahun 2017 adalah industri manufaktur, industri pelayanan, industri ritel dan distribusi, industri teknologi informasi (TI), serta industri konstruksi dan bangunan,” kata Kemas di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis Jobplanet yang diterima Dream.
Dia mengatakan konten lowongan kerja yang dipasang di situs ini dari Januari-Maret 2017 berjumlah 11 ribu konten. Dalam persentase ini, industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan adalah industri manufaktur sebesar 21 persen, industri pelayanan 21 persen, industri ritel dan distribusi 19 persen, industri TI 13 persen, serta industri konstruksi dan bangunan 7 persen.
Jenis-jenis pekerjaan yang lowongannya paling banyak dibuka adalah pekerjaan yang berhubungan dengan pemasaran 11,8 persen, keuangan dan akuntansi 11,7 persen, penjualan 10,3 persen, administrasi 10,3 persen, serta TI 8,4 persen.
Di bidang pemasaran, perusahaan banyak yang mencari tenaga baru untuk telemarketing dan digital marketing specialist. Sementara di bisnis keuangan dan akuntansi, ada banyak lowongan untuk akuntan dan auditor. Staf sales executive, admin, dan sekretaris juga banyak dibutuhkan.
" Sementara lowongan kerja di bidang TI di antaranya untuk posisi web developer, desainer grafis, IT planner, dan data analyst,” kata dia.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli