Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Amerika Serikat Tertarik Dengan Sukuk Negara Indonesia.
Dream – Sukuk global yang dirilis pemerintah Indonesia diminati oleh investor negara asing. Menariknya, salah satu peminat sukuk tersebut adalah Amerika Serikat.
“ Yang menariknya ada Amerika Serikat,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, di Jakarta, ditulis Jumat 31 Maret 2017.
Menurut data Kementerian Keuangan, ada dua seri sukuk global, yaitu US$1 miliar (Rp13,32 triliun) dan US$2 miliar (Rp26,64 triliun). Seri US$1 miliar memiliki jatuh tempo selama 5 tahun, sedangkan yang seri US$2 miliar tenornya 10 tahun.
Robert mengatakan investor Amerika Serikat lebih gemar dengan sukuk yang bertenor panjang. Hal ini terlihat dari data investor yang membeli sukuk global pemerintah.
Dikatakan ada 21 persen investor Amerika Serikat yang menanamkan modalnya di sukuk global seri US$1 miliar dan 29 persen di seri US$2 miliar. Kehadiran pemerintah —dalam hal ini sukuk negara Indonesia— di pasar sukuk secara rutin membuat mereka percaya bahwa sukuk negara yang ditawarkan cukup menjanjikan.
“ Investor global di negara-negara maju dapat memantau pergerakan sukuk kita di sana dan mereka paham (kualitasnya). Hadirnya kita secara rutin di pasar sukuk juga memberikan kredit yang cukup bagus sehingga mereka semakin mau membeli,” kata dia.
Robert juga mengatakan investor Amerika Serikat awalnya kurang tertarik untuk menanamkan modalnya di instrumen keuangan syariah ini. Kini, mereka melirik sukuk sebagai investasi.
“ Mereka percaya kualitasnya sama dengan yang konvensional,” kata dia.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih