Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Beragam Cara Dilakukan Pemerintah Untuk Menekan Dolar AS. (Foto: Pixabay)
Dream – Dolar Amerika Serikat terus “ mengamuk”. Banyak mata uang negara lain yang betumbangan, salah satunya rupiah. Nilai tukar satu dolar AS nyaris menembus Rp15 ribu.
Berdasarkan Bloomberg, Rabu 5 September 2018, pada pukul 10.25WIB, kurs dolar AS terhadap rupiah, sebesar Rp14.925,500. Nilai tukar rupiah turun 0,06 persen.
Pemerintah Indonesia sebenarnya tak tinggal diam. Agar dolar AS bisa “ ditenangkan”, pemerintah menempuh beragam upaya.
Misalnya, mengerem impor barang konsumsi. Ada juga yang meminta hasil ekspor migas, baik dolar AS maupun rupiah, ditempatkan di bank dalam negeri.
Berikut ini rinciannya:
Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK), meminta masyarakat mengurangi pembelian barang impor, apalagi barang-barang branded yang harganya selangit.
“ Tak usah Ferrari, Lamborghini, masuk dalam negeri. Tak usah mobil-mobil besar dan mewah. Tak usah parfum-parfum mahal, tas-tas Hermes. Walaupun tak banyak, janganlah dalam situasi sulit ini masyarakat (beli) luxuries gitu,” kata dia di Jakarta, dilansir Merdeka.com.
JK ingin masyarakat turut menghemat dolar AS.
“ Mungkin jumlahnya tidak besar, tapi perlu untuk meyakinkan pada masyarakat bahwa suasananya sekarang ini suasana berhemat. Suasana kita tidak perlu impor lux,” kata dia.
Pemerintah akan membatasi impor barang untuk mengendalikan nilai tukar dan defisit transaksi berjalan. Ada 500 komoditas barang impor yang akan diidentifikasi dan mayoritas di antaranya adalah barang konsumsi.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, Peraturan Menteri Keuangan sudah siap dan akan terbit paling cepat hari ini.
“ Nanti kami umumkan PMK-nya besok sore atau Kamis,” kata dia di Jakarta, Selasa 4 September 2018.
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pembatasan impor ini tidak berlaku untuk barang baku dan barang modal.
Di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), Kementerian ESDM mengeluarkan kebijakan-kebijakan seperti ekspor migas menggunakan letter of credit (LC). Hasil ekspor 100 persen kembali ke Indonesia. Hasilnya diletakkan di bank devisa di Indonesia atau di bank BUMN di luar negeri.
Kebijakan ini juga berlaku di sektor minerba dan batubara (minerba). Pemerintah bisa menghitung hasil ekspor dari LC dan melihat apakah hasilnya kembali ke Indonesia sepenuhnya atau tidak.
Jika ada perusahaan yang ngeyel dan tidak mematuhi aturan, akan ada pengurangan porsi untuk ekspor.
“ Jika hasil ekspor tersebut tidak kembali, perusahaan dapat dikenakan sanksi untuk mengurangi ekspornya,” kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Di sektor kelistrikan, Jonan mengatakan, pembangunan listrik 35 ribu MW yang belum financial close, digeser ke tahun-tahun berikutnya. Jumlahnya mencapai 15.200 MW.
Contohnya, pembangkit listrik yang seharusnya bisa commercial operation date (COD) tahun 2019, digeser ke tahun 2021—2026.
“ Itu bisa mengurangi beban impor sekitar US$8 miliar—US$10 miliar (Rp119,66 triliun—Rp149,57 triliun). Jadi digeser,” kata dia.
Jonan mengatakan, pemerintah akan menerapkan ketentuan biodiesel B20 pada 1 September 2018. Penerapannya akan diawasi dengan sungguh-sungguh.
Pemerintah juga meminta PT PLN (Persero) untuk menggunakan PLTD yang dioperasikan, yang kapasitas operasionalnya sudah rendah, menggunakan 100 persen minyak kelapa sawit.
“ Tujuannya untuk mencapai penerapan B20 ini harapannya bisa menghemat devisa kira-kira sekitar US$2,3 miliar (Rp34,4 triliun) untuk empat bulan, September sampai Desember 2018,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya