Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bisnis Tasbih
Dream - Sebagai kota suci umat muslim dunia, Arab Saudi tentunya membutuhkan perangkat ibadah cukup besar guna memenuhi kebutuhan penduduk dan peziarah yang datang. Namun siapa sangka, kebutuhan tasbih Negara Kaya ini justru didatangkan dari luar negeri.
Jamal Al-Juhani, pimpinan penjual tasbih di Jeddah mengungkapkan, Arab Saudi setiap tahunnya mengimpor tak kurang dari 70 juta tasbih dari seluruh dunia.
" Pemerintah harus mulai berpikir mendirikan pabrik pembuatan tasbih di Arab," ujar Jamal dalam Pertemuan National Productive Families Forum seperti dikutip laman arabnews, Senin, 5 Mei 2014.
Tasbih yang selama ini beredar di Arab Saudi memang dirangkai di dalam negeri. Selain bahan dari lokal, Arab Saudi juga mengimpor kayu dari India dan negara-negara tropis lainnya.
Harga jual tasbih di Negara Kaya Minyak ini bervariasi dari 200 riyal sampai 80 ribu riyal atau Rp 615.117 hingga Rp 245,7 juta.
Arab Saudi sebetulnya bisa mengekspor tasbih ke pasar di luar negeri. Namun, produknya kalah bersaing dibandingkan China.
" Ada produsen yang menghasilkan tasbih dengan bahan mentah berharga murah," ujar Jamal.
Diakui Jamal, dirinya sebetulnya baru memulai bisnis penjualan tasbiih belum lama. Sebelumnya, Jamal memilih menjadi kolektor perangkat ibadah umat muslim tersebut.
Namun seiring makin besarnya skala bisnis akibat bertambahnya jumlah penduduk Arab Saudi dan kedatangan jemaah haji, Jamal pun mulai serius menekuni bisnis tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya