Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Metropolitan Land Menutup Sementara Tiga Pusat Perbelanjaan Karena Virus Corona. (Foto: Shutterstock)
Dream – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menutup sementara unit komersial khususnya mal di bawah pengelolaan. Terhitung mulai hari ini (Kami, 27 Maret 2020) hingga 7 April 2020, mal seperti Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan dan Metropolitan Mall Cileungsi akan tutup operasional.
Keputusan ini dibuat Metland sebagai langkah membantu mengurangi penyebaran virus corona Covid -19.
“ Metland sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk menutup operasional mal sementara,” kata Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Olivia Surodjo, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 27 Maret 2020.
Penutupan ini juga bertujuan untuk membatasi jumlah kerumunan.
Manajemen akan membersihkan mal dan menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh area pusat perbelanjaan.
Namun Metland memastikan penutupan operasional tidak diberlakukan bagi seluruh tenant. Beberapa toko yang melayani kebutuhan dasar tetap buka dan bagi tenant khusus untuk makanan (F&B) diberlakukan take away delivery.
Adapun beberapa tenant yang tetap buka pada jam operasional pukul 11.00 - 19.00 WIB di Metropolitan Mall Bekasi yaitu Superindo, KFC, Century, Guardian, J.CO, Breadtalk, Starbucks, Dunkin Donuts, KOI dan tenant Money Charger maupun gerai ATM.
Sedangkan Grand Metropolitan yang tetap buka yaitu Farmers Market, Guardian, Century, Watsons, KalCare, Serambi Botani, Starbucks, Kokumi dan seluruh gerai ATM.
Di Metropolitan Mall Cileungsi tenant tetap buka adalah Superindo, Century, KFC, HokBen, J.CO, Stabucks, Dunkin Donuts dan gerai ATM.
Sebelum memutuskan untuk menutup sementara operasional mal, Metland telah menyesuaikan waktu buka tutup lebih cepat sepekan terakhir. Selama sepekan kemarin Metland memberlakukan jam operasional mal mulai pukul 11.00 - 21.00 WIB.
“ Dampak virus corona ini akan berpengaruh terhadap target pertumbuhan retail,” kata dia.
Dream – Wabah corona mulai mengguncang dunia pada Januari 2020 lalu. Episentrumnya yang semula berada di Wuhan, Tiongkok, kini beralih ke Italia.Globalisasi dan konektivitas transportasi membuat wabah ini seperti gempa yang memicu tsunami.
Gelombang penyebaran virus corona Covid-19 bergerak cepat ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
![]()
Founder Rumah Perubahan, Rhenald Kasali, mengatakan semua pihak harus memitigasi dampak ekonomi akibat wabah corona.
" Kalkulasi saya, setidaknya butuh Rp 100 triliun untuk mengatasi dampak Corona ini," kata Rhenald dalam webinar Mahir Academy by Rumah Perubahan berjudul The Outbreak: Challenges & Opportunities” dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 26 Maret 2020.
Dana minimal Rp100 triliun itu dibutuhkan untuk penanganan aspek kesehatan maupun aspek ekonomi untuk meringankan dampak wabah corona. Khususnya terhadap masyarakat masyarakat berpenghasilan rendah, pekerja informal, dan sektor UMKM.
" Kita tahu, dana APBN terbatas, karena itu butuh dukungan luas semua pihak termasuk masyarakat melalui kerelawanan sosial,” kata dia.
Menurut Rhenald, bisnis apapun dalam situasi ini pasti mengalami gangguan dan menghadapi masa sulit. Meski demikian, tidak dapat dibenarkan jika ada pelaku usaha yang mengambil keuntungan dari kesulitan orang lain, misalnya dengan menjual produk atau jasa kesehatan di atas harga wajar.
" Saat ini, sikap terbaik adalah mengedepankan kemanusiaan dan nyawa manusia,” kata dia.
Rhenald mengatakan, pandemi corona mengirim sinyal keras kepada bangsa-bangsa di dunia untuk mereformasi sejumlah sistem. Yang pertama adalah sistem kesehatan dalam menangani wabah dan sistem arus informasi untuk mengkomunikasikan langkah penanganan wabah kepada masyarakat luas.
Berikutnya, sistem keuangan negara yang memungkinkan diambil terobosan-terobosan cepat, sistem penanganan lingkungan untuk membatasi penyebaran virus atau bakteri dari fauna dan flora kepada manusia, serta sistem lalu lintas data dan investasi-investasi baru dalam bidang penanganan wabah.
Rhenald menyebut, sinyal keras wabah corona ini sebenarnya sudah dimulai dengan sinyal-sinyal lembut munculnya berbagai kasus serangan penyakit. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sepanjang kurun waktu 1980-2013 ada 12 ribu kasus outbreak. Beberapa yang memiliki dampak besar adalah Ebola, MERS, dan SARS.
" Konektivitas transportasi antar negara yang kian terbuka membuat wabah yang dulu sifatnya lokal dan regional, kini menjadi global,” kata dia.
Dengan kondisi seperti ini, ke depan potensi ancaman wabah sangat mungkin terjadi lagi. Karena itu, semua negara harus mulai mendesain sistem kesehatan untuk penanganan wabah. Contohnya di Amerika Serikat, pada 2016 Presiden Barack Obama pernah membentuk National Security Council Directorate for Global Health Security and Biodefense.
Sayangnya, lembaga yang berada di bawah koordinasi Gedung Putih atau Kantor Presiden itu kemudian dibubarkan dan dilebur ke lembaga lain pada 2018 oleh Presiden Donald Trump. Ketika sekarang wabah Corona merebak di Amerika Serikat, pemerintahan Donald Trump pun kurang siap.
" Sekarang, saatnya semua negara untuk mendesain sistem penangahan wabah yang lebih baik," kata Rhenald.
Menurut dia, pemimpin di tingkat pusat dan daerah harus mendesain prosedur standar penanganan wabah. Termasuk memerintahkan pengalihan sumber daya seperti kampus, gedung olahraga, sekolah, dan yang lain untuk kepentingan darurat seperti rumah sakit dan tempat karantina.
" Semua pihak harus berkolaborasi, agar kita siap saat datang ancaman wabah berikutnya," kata Rhenald.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya