Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wanita Agen Asuransi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, ada satu profesi yang cukup menjanjikan di dunia asuransi, terutama bagi perempuan. Profesi ini adalah agen asuransi.
Dikutip dari keterangan tertulis Sequis, Senin 23 April 2018, data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia pada kuartal IV 2017 menunjukkan tenaga pemasar asuransi naik 7,6 persen menjadi 584.469 orang. Ada 90,5 persen tenaga pemasar berasal dari keagenan. Hal ini menunjukkan agen asuransi telah dilirik sebagai peluang berkarier untuk mendapatkan penghasilan tak terbatas.
Chief Agency Recruitment, Training and Development Sequis, Franky Nayoan, mengatakan, agen asuransi ini profesi mulia dan menjanjikan secara finansial. Apalagi saat ini masyarakat sudah sadar pentingnya asuransi.
“ Profesi sebagai agen asuransi memiliki prospek yang sangat menjanjikan dari segi penghasilan karena memungkinkan seseorang untuk mendapatkan penghasilan tak terbatas, kesempatan meraih bonus, reward, dan trip ke tempat-tempat menarik di dalam dan di luar negeri,” kata Franky di Jakarta.
Menurut dia, angka penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), angka penetrasinya di kisaran 2,99 persen. Angkanya lebih kecil daripada penetrasi di Singapura, Malaysia, dan Thailand yang rata-rata sudah melampui 5 persen dari produk domestic bruto (PDB).
“ Namun, kami melihat ini sebagai kesempatan untuk memperluas penetrasi pasar asuransi,” kata Franky.
Untuk itu, perusahaan asuransi ini mendorong perempuan Indonesia bisa menjadi agen asuransi. Tujuannya agar bisa berkontribusi terhadap penghasilan keluarga.
“ Semakin tingginya partisipasi kaum perempuan menjadi agen atau agency leader di industri asuransi, seiring meningkatnya kebutuhan perempuan akan perlindungan asuransi, Sequis mendorong kaum perempuan untuk ikut berperan sebagai agen asuransi,” kata dia.
Saat ini, kata Franky, tenaga pemasar keagenan berlisensi Sequis sebanyak lebih dari 14 ribu orang dan sebagian besar merupakan perempuan. Mereka menargetkan jumlah tenaga pemasar ini bertambah hingga lebih dari 15 ribu sampai akhir tahun 2018.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya