Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
IHSG Dan Indeks Acuan Saham Syariah Bergerak Menguat )Foto
Dream - Bursa saham Indonesia menutup perdagangan pekan kedua September 2018 di zona positif. Sentimen laju kurs rupiah yang kembali melemah terhalang oleh kabar positif dari meredanya perang dagang Amerika Serikat dan China.
Tiga indeks acuan saham syariah bergerak positif sepanjang perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 14 September 2018.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga bergerak menguat dan hampir menyentuh level 6000.
Di sesi penutupan, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melesat 2,431 poin (1,40%) ke level 175,858. ISSI perkasa seharian setelah dibuka menguat di level 173,675 dan sempat menyentuh level tertinggi 175,858.
Menguatnya harga saham dari 23 emiten unggulan syariah juga mendorong indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) nik signifikan. Indeks JII menanjak 12,551 poin (1,96%) ke level 652,345.
Sementara Indeks JII70 terangkat 3,540 poin (1,66%) ke level 216,693,
Secara keseluruhan, bursa saham Indonesia memang bergerak menguat jelang akhir pekan ini. IHSG bahkan hampir menyentuh level 6000 setelah ditutup menguat 73,007 (1,25%) ke level 5.931,281.
Transaksi perdagangan saham syariah mengalami peningkatan meski nilainya relatif kecil. Hingga sesi paska-penutupan perdagangan, lantai bursa saham syariah diguyur dana Rp3,35 triliun dengan 49,37 miliar lembar saham.
Semua saham sektoral menghijau. Investor lebih suka bermain saham di sektor infrastruktur dan industri aneka yang masing-masing meroket 2,19 persen dan industri aneka 2,07 persen.
Emiten bluechip syariah pencetak top gainer kali ini adalah ITMG yang harga sahamnya melesat Rp1.200, diikuti oleh UNTR sebesar Rp675, UNVR Rp550, INDF Rp175, dan ASII Rp150.
Sebaliknya, harga saham INCO terkoreksi Rp60, BSDE Rp15, dan ANTM Rp5.
Dari pasar uang, nilai tukar dolar AS berbalik menguat. Mata uang Paman Sam ini kembali menyentuh level Rp14.800.
Pada pukul 16.13, dolar AS berada di level Rp14.858. Dolar sempat bertengger di level Rp14.866 per dolar AS.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
