Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Harga Rumah Di Riau Dan Jakarta Termahal Se-Indonesia?
Dream – Jakarta, bukan satu-satunya kota di Indonesia yang bisa menjual rumah dengan harga mahal. Beberapa kota di tanah Nusantara ini pelan-pelan mulai menjual properti dengan nilai yang tak kalah mentereng.
Hal ini terungkap dari hasil riset House Price Index (HPI) yang baru dikeluarkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero). Bank yang terkenal dengan program KPR-nya itu menemukan daerah dengan harga perumahan tertinggi se-Indonesia itu bukan hanya Jakarta, melainkan juga Kepulauan Riau.
Dikutip dari Liputan6.com, Kamis 13 September 2018, Direktur Utama BTN, Maryono, mengatakan HPI nasional tercatat terus mengalami kenaikan. Pada pertengahan tahun 2018, Indeks Harga Properti Nasional tercatat 155,26. Angka ini naik 7,23 persen dibandingkan dengan Juni 2017 yang sebesar 145,15.
Berdasarkan data BTN, Indeks Harga Rumah tipe 21-36 sejak Januari 2014, mencapai posisi tertinggi di 167,74. Sementara tipe 45 indeksnya mencapai 143,97 dan tipe 70 ada di 141,20.
“ Hal ini menggambarkan bahwa permintaan untuk rumah kecil lebih tinggi dibandingkan dengan tipe rumah yang lebih luas, kemungkinan ini juga terkait dengan daya beli masyarakat dan permintaan dari masyaralat kelas menengah ke bawah,” kata Maryono di Jakarta.
Dia mencatat HPI terbesar se-Indonesia adalah Kepulauan Riau dengan indeks 215,43, Jakarta 189,2, Jawa Timur 173,34, dan Banten 156,8.
Maryono mengatakan HPI di Riau meningkat karena terkerek kenaikan harga rumah di Batam. Dikatakan bahwa Batam menjadi kabupaten dengan HPI 223,76 dan terbesar kedua setelah Jember yang mencapai 229,74.
Maryono mengatakan HPI akan terus meningkat meskipun pertumbuhan harga rumah cenderung melambat. Penyebabnya tak lain adalah faktor supply dan demand, tingkat suku bunga kredit, dan ketersediaan propreti.
" (Kami) menilai permintaan rumah masih cukup tinggi di provinsi yang padat penduduk seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena backlog berdasarkan data per Juni 2016 di dua provinsi terbesar di Jawa tersebut masih tinggi masing-masing 860.385 unit dan 1.013.624 unit," kata dia.
1. Kepulauan Riau dengan indeks 215.43
2. DKI Jakarta dengan indeks 189.20
3. Jawa Timur dengan indeks 173.34
4. Banten dengan indeks 156.82
5. Sumatera Selatan dengan indeks 154.54
6. Jawa Barat dengan indeks 154.48
7. Yogyakarta dengan indeks 151.15
8. Nusa Tenggara Timur dengan indeks 150.19
9. Jawa Tengah dengan indeks 149.59
10. Papua dengan indeks 144.08.
=
1. Kepulauan Riau 20,08 persen
2. DKI Jakarta 17,55 persen
3. Jawa Timur 13,96 persen
4. Yogyakarta 13,7 persen
5. Banten 11,18 persen
6. Jawa Barat 10,61 persen
7. Sumatera Selatan 9,71 persen
8. Nusa Tenggara Timur 9,3 persen
9. Jawa Tengah 9 persen
10. Papua 5,6 persen.
(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya