Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tokek Sedang Memanjat Pagar Luar Rumah (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tokek adalah binatang melata yang masih tergolong keluarga cicak. Bedanya, ukuran tokek bisa jauh lebih besar daripada cicak.
Di masyarakat, terdapat kebiasaan mengonsumsi daging tokek. Salah satu alasannya, tokek memiliki khasiat sebagai obat untuk penyakit tertentu.
Tetapi, bagaimana hukum mengonsumsi binatang ini dalam ajaran Islam?
Dikutip dari laman Hidayatullah, dalam fikih terdapat kaidah dasar yang diikuti oleh jumhur ulama yaitu " al ashl fi al asyya' al ibahah illa ma dalla al dalil 'ala al tahrim" .
Artinya, hukum asal segala sesuatu adalah boleh, kecuali jika terdapat dalil yang menunjukkan keharamannya.
Terdapat dalil terkait makanan yang diharamkan dalam Islam. Beberapa di antaranya seperti Surat Al Baqarah ayat 173, Surat Al Maidah ayat 1 dan 3, Surat An Nahl ayat 173, dan Surat Al An'am ayat 145.
Dalam ayat tersebut dijelaskan makanan yang masuk kagori haram yaitu bangkai, darah yang mengalir, daging babi, serta daging hewan yang disembelih bukan atas nama Allah.
Daging tokek tidak tercantum dalam ayat-ayat tersebut. Jika demikian, memakan tokek berarti halal?
Sebelum menetapkan hal ini, perlu dipertimbangkan adanya hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim serta sejumlah pakar hadis. Hadis ini memuat anjuran dari Rasulullah Muhammad SAW untuk membunuh tokek.
Barangsiapa yang membunuh tokek dengan sekali pukul, maka ia mendapatkan pahala seratus kebaikan, dan bila ia membunuhnya pada pukulan kedua, maka ia mendapatkan pahala kurang dari itu, dan bila pada pukulan ketiga, maka ia mendapatkan pahala kurang dari itu.
Bahkan, Nabi sampai menjuluki tokek dan keluarga cicak dengan fuwaisiq, yang berarti hewan kecil yang jahat.
Meski demikian, tidak ada dalil yang kuat mengenai keharaman tokek. Sehingga, mengonsumsi tokek adalah boleh, namun dimakruhkan.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya