Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Praktik dosa warisan mungkin ada di sebagian masyarakat. Contohnya, seorang anak dihukum sebagai pendosa karena ayah atau kakeknya gemar melakukan kemaksiatan.
Padahal, si anak memiliki perangai yang jauh berbeda dengan ayahnya. Tetapi perangai baik itu tertutupi karena kesalahan orangtua di masa dulu.
Apakah hal ini dikenal dalam Islam? Dikutip dari laman rumaysho, dalam Surat Al An'am ayat 164, Allah SWT berfirman,
Dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.
Ibnul Jauzi dalam kitab Zaad Al Masiir menafsirkan ayat ini sebagai berikut.
" Janganlah hukum seseorang karena perbuatan dosa yang dilakukan oleh orang lain."
Ibnu Katsir dalam kitabnya Tafsir Ibnu Katsir mengemukakan pendapat serupa. Setiap orang akan dibala sesuai dengan amalan yang ia perbuat.
Jika amalan seseorang baik, maka kebaikan akan dibalas. Jika yang diperbuat jelek, maka jelek pula yang dibalas. Ingatlah, seseorang tidak akan memikul dosa yang diperbuat oleh orang lain. Itulah keadilan Allah Ta'ala.
Terkait persoalan ini, terdapat kaidah penting yang harus diperhatikan, seperti tercantum dalam kitab Syarh Masail Al Jahiliyah.
" Hukuman bagi pelaku kejahatan adalah khusus untuk dirinya, tidak pada lainnya yang tidak berbuat."
Berdasarkan kaidah ini, sangat tidak adil jika kita menjatuhkan hukuman sampai anak cucu para pelaku kejahatan. Keturunan pelaku kejahatan maupun maksiat tidak ada hubungannya dengan perbuatan si pelaku.
(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam