(Foto: Www.ohbulan.com)
Dream - Rumah adalah salah satu kebutuhan utama dalam hidup kita. Dibandingkan dengan mobil, rumah jadi kebtuhan paling penting, apalagi bagi pasangan yang baru menikah.
Rumah memang menjadi tempat kita berteduh, meluangkan waktu dengan keluarga, beristirahat dan macam-macam aktivitas lainnya. Bak kata orang 'Rumahku, Surgaku'.
Mungkin prinsip itulah yang mengilhami seorang pria Malaysia bernama Nahar Efendy Noordin yang mengubah rumah apartemennya dari biasa menjadi luar biasa.
Noordin bukan hanya membolehkan Anda melihat foto-foto before-after transformasinya saja, bahkan dia memberitahu cara bagaimana ingin 'upgrade' interior rumah menjadi terlihat mewah.
Nahar memang berangan-angan mengubah apartemen kecil menjadi `kondominium` mewah seperti impiannya. Ikuti penuturan Nahar tentang mimpi dan caranya mengubah apartemen sempit itu:
© Dream
Meskipun memiliki apartemen sederhana berharga murah dengan luas yang sangat terbatas 77,3 meter persegi, saya mengimpikan dekorasi kondominium mewah berkonsep Modern Glam.
Alhamdulillah, setelah 4 tahun menghuni di sini, ada rezeki serta cukup modal yang dikumpulkan untuk membuat transformasi ini.

Untuk memaksimalkan ruang, konsep terbuka dipilih. Dinding yang membentuk ruang dapur kecil serta bagian yard diruntuhkan untuk memberi ruang bagi ruang kabinet dapur beserta meja bar yang lebih luas dan nyaman.
Ruang makan yang awalnya hanya 1,6 meter persegi diganti menjadi 3,9 meter persegi persegi setelah transformasi ini. Pintu asal kamar tidur utama ditutup, sedang pintu kamar tidur kedua dijadikan jalan utama ke kamar tidur.

Dinding yang memisahkan kamar tidur utama dan kamar tidur kedua dihancurkan untuk dibuat jalan. Kamar kedua dijadikan walk-in wardrobe.
Ketika ditanya, kontraktor mengenakan tarif 3.000 ringgit (Rp 9,3 juta) untuk proses pengecatan. Itu terlalu mahal, lebih baik dicat sendiri. Tapi butuh waktu sebulan untuk mengecat semua ruangan. Habis sudah, pinggang dan leher sakit-sakit.
Dinding-dinding dicat dengan nuansa hitam, abu-abu gelap, abu-abu terang, serta merah pada pada beberapa bagian.
Dengan mengusung konsep Modern Glam, Noordin memilih skema warna yang merupakan gabungan hitam, merah, dan silver. Untuk kamar mandi, Noordin mengganti lantai keramik berwarna hitam dengan dinding diberi fitur kaca mozaik hitam dengan warna abu-abu dan silver.
Noordin menggunakan pocket door (sliding) untuk pintu kamar mandi. Menggunakan top railing, kamar mandi kering dipisahkan dari kamar mandi basah yang menggunakan kaca frameless.
Kamar tidur kedua yang sebagian digunakan sebagai walk-in wardrobe, sebagian disisakan untuk ruang sholat.
Lantai keseluruhan ruangan di apartemen Noordin menggunakan vinyl sheets sehingga terkesan mewah.
Semua pengerjaan, mulai dari pecah/naik dinding, plester langit-langit, pengkabelan, pasang waterproof, pecah/pasang lantai, pasang semua aksesori, Noordin mengatakan hanya habis 12.000 ringgit (sekitar Rp 37,4 juta).
" Kalau pakai kontraktor bisa habis 35.000 sampai 75.000 ringgit. Gila! Saya putuskan untuk tidak menggunakan perusahaan kontraktor. Hanya mengupah pekerja kontraktor asal Indonesia sekitar rumah saja. Hemat.
" Renovasi apartemen saya dilakukan pada 2013 lalu. Alhamdulillah, impian menjadi kenyataan," kenang Noordin.
(Sumber: ohbulan.com)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global