Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
BCA Siap Merilis Bank Digitalnya Awal Tahun Ini. (Foto: Shutterstock)
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah mengakuisisi Bank Royal dan mengubahnya menjadi Bank Digital BCA (BCA Digital). bank swasta dengan aset terbesar itu berharap bisa segera mengoperasikan BCA Digital pada awal tahun ini.
“ Kami akan launching awal tahun ini,” kata Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman, dalam “ Virtual Press Conference WELMA SID Online,” Rabu 3 Januari 2021.
Suwignyo mengatakan bank digital ini memberikan cara baru dalam menggunakan layanan bank. Produk dan layanan BCA Digital akan hadir di platform online berbasis smartphone. Bank ini sengaja disiapkan untuk melayani kebutuhan transaksi keuangan generasi milenial.
“ Walaupun mobile BCA sudah bagus, tapi kurang spesifik untuk milenial. Kami mengharapkan bisa melayani secara pas untuk kebutuhan milenial,” kata dia.
Sekadar informasi, Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengatakan Bank BCA Digital mengantongi modal sebesar Rp1,3 triliun. Dana tersebut berasal dari suntikan modal yang diberikan pada tahun lalu
Dream – Proses akuisisi Bank Royal oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) beberapa waktu lalu memasuki er baru. Bank swasta terbesar di Indonesia itu telah mengubah nama bank tersebut menjadi Bank Digital BCA.
“ Bank Royal sudah ada nama baru dan telah disetujui oleh regulator,” kata Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, dalam konferensi pers virtual, ditulis Kamis 28 Mei 2020.
Vera mengatakan Bank Digital BCA telah mengantongi modal sebesar Rp1,3 triliun. Dana tersebut berasal dari suntikan modal yang diberikan setahun yang lalu.
![]()
Saat ini manajemen sedang mempersiapkan beragam hal untuk “ anak baru” BCA. “ Kami sedang menyiapkan aplikasinya,” kata dia.
Peluncuran Bank Digital BCA ini rencananya akan dilakukan pada kuartal II 2020. “ Bulan berapa? Tunggu saja tanggal mainnya,” kata dia.
Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengantongi laba bersih sebesar Rp6,6 triliun pada kuartal I 2020. Angka ini naik 8,6 persen secara year on year yang sebesar Rp6,06 triliun pada kuartal I 2019.
Pada Rabu 27 Mei 2020, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan, pertumbuhan pendapatan operasional sebesar 17,3 persen yoy menjadi Rp19,6 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan kredit dan kinerja CASA yang bagus.
“ Posisi keuangan yang kokoh menjadi pondasi yang kuat bagi kami menghadapi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19,” kata Jahja di Jakarta.
Per Maret 2020, portofolio kredit naik 12,3 persen yoy menjadi Rp612,2 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang meningkat 25,4 persen YoY menjadi Rp260,4 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik 5,0 persen YoY menjadi Rp191,2 triliun.
![]()
Kredit konsumer tumbuh moderat sebesar 3,0 persen yoy menjadi Rp154,9 triliun sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat. Pada segmen kredit konsumer, KPR tumbuh 7,0 persen menjadi Rp92,5 triliun; kredit kendaraan bermotor turun 2,1 persen yoy menjadi Rp47,2 triliun, dan outstanding kartu kredit turun 3,7 persen yoy menjadi Rp12,4 triliun.
Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 19,8 persen yoy menjadi Rp5,7 triliun. Dari perspektif Sustainable Finance, portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha berbasis lingkungan mencapai Rp118,6 triliun pada akhir Maret 2020, tumbuh 17 persen yoy.
Pada Maret 2020, dana CASA BCA tumbuh 17,3 persen yoy, mencapai Rp568,5 triliun dan berkontribusi sebesar 76,7 persen dari total dana pihak ketiga. Jumlah rekening juga menunjukkan tren kenaikan, yaitu sebesar 13,7 persen YoY mencapai 22 juta rekening karena turut didukung layanan pembukaan rekening online. Deposito tumbuh tinggi sebesar 15,1 persen YoY mencapai Rp172,5 triliun, meskipun terdapat tren penurunan suku bunga deposito. Total dana pihak ketiga meningkat 16,8 persen yoy menjadi Rp741,0 triliun. Posisi likuiditas kuat dengan rasio LDR sebesar 77,6 persen.
“ Posisi permodalan BCA solid dengan likuiditas yang sehat. Sepanjang triwulan I 2020 kami mencatat pertumbuhan kredit yang positif secara triwulanan terutama didukung segmen korporasi, dibandingkan dengan pertumbuhan QoQ yang negatif pada Maret tahun lalu,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam