7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Deteksi COVID-19 Menggunakan GeNose C19 Akan Diterapkan Mulai 5 Februari 2021 Di Dua Stasiun Kereta Api. (Foto: PT KAI)
Dream – Layanan pemeriksaan melalui GeNose C19 akan berlaku mulai 5 Februari 2021 di dua stasiun kereta api, yaitu Stasiun Pasar Senen dan Yogyakarta.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, membeberkan kelebihan alat deteksi COVID-19 selain pemeriksaannta yang cepat.
Dikutip dari keterangan tertulis KAI, Rabu 3 Februari 2021, Budi Karya mengatakan deteksi Covid-19 tidak sesakit pemeriksaan menggunakan alat lainnya. Tak hanya itu, harga pemeriksaannya pun murah.
“ Kelebihan pemeriksaan GeNose C19 selain murah, tidak sakit untuk digunakan. Ini juga buatan Indonesia,” kata dia saat meninjau uji cona pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
Pemeriksaan Covid-19 melalui GeNose C19 ini akan menambah opsi bagi masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan selain tes rapid antigen dan PCR, yang menjadi syarat perjalanan transportasi Kereta Api Jarak Jauh.
Menteri Riset dan Teknologi, Bambang P. S. Brodjonegoro, menambahkan alat ini menggunakan teknologi kecerdasan artifisial dan pemeriksaannya akan akurat. Bambang juga mengatakan alat ini merupakan screening, bukanlah pengganti PCR test.
“ GeNose C19 sudah diuji validasinya dengan 2 ribu sampel dan akurasinya sudah 90 persen. Semakin banyak dipakai alat ini akan semakin akurat karena akan selalu di-update oleh tim dari UGM,” kata Bambang.
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero)/KAI, Joni Martinus mengatakan, untuk tahap awal KAI menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta.
“ Tarif yang dikenakan pada saat uji coba atau pre launching ini adalah Rp20 ribu,” kata Joni.
BUMN transportasi ini siap menyelenggarakan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun untuk mendukung kebijakan pemerintah menghadirkan layanan transportasi kereta api yang bebas Covid-19.
Penyediaan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, KAI melakukan Sinergi BUMN dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo. Kolaborasi dan sinergi BUMN tersebut meneruskan kerjasama yang selama ini telah terjalin baik dalam hal pelayanan rapid test antibodi dan rapid test antigen di stasiun-stasiun.
“ Dengan adanya layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun akan semakin memperkuat deteksi dini penularan Covid-19 shingga lebih mempercepat pencegahan penularan Covid-19 dan menjadikan moda transportasi Kereta Api yang makin nyaman aman dan sehat,” kata Joni.
Untuk info selengkapnya terkait layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?