Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Muamalat Indonesia
Dream - PT Bank Muamalat Indonesia dan Citifin Multi Finance Syariah secara resmi melaksanakan penandatanganan akad kerjasama pembiayaan senilai Rp 50 Miliar. Fasilitas pembiayaan tersebut merupakan penambahan dari eksposur pembiayaan yang sebelumnya dengan total keseluruhan mencapai Rp 125 Miliar.
Bank Muamalat memberikan fasilitas penyaluran pembiayaan dengan akad Wakalah bil Ujrah (channeling) dan memiliki jangka waktu pencairan selama 36 bulan. Dana perbankan ini akan diperuntukkan sebagai modal kerja yang disalurkan ke konsumen CITIFIN untuk program pembiayaan pemilikan mobil.
Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan yang sudah terjalin sejak 5 tahun yang lalu.Saat itu, Citifin yang dahulu bernama Tirta Laras Finance (TLF) untuk pertama kalinya mendapat pembiayaan dari BMI sebesar Rp 3,5 Milyar untuk modal Unit Usaha Syariah.
Citifin tercatat sudah mendapat 5 kali fasilitas pembiayaan dari BMI dengan pola mudharabah dan wakalah bil ujrah.
Pertumbuhan Citifin hingga sekarang sedikit banyaknya adalah berkat dukungan BMI sebagai salah satu mitra perbankannya. Hingga saat ini Citifin telah bekerjasama dan mendapat dukungan pembiayaan dari 7 bank, terdiri dari 5 bank nasional dan 2 bank BPD syariah.
" Sebagai pionir perbankan syariah di Indonesia, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk dapat bertransaksi secara syariah. Kerjasama ini turut menunjukkan fokus bisnis Bank Muamalat untuk menggarap pasar ritel melalui penyaluran secara selektif ke sejumlah sektor riil yang prospektif," ujar Adrian Gunadi, Direktur Retail Banking Bank Muamalat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya