Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: BAZNAS)
Dream - Kabar baik datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Baru-baru ini BAZNAS mendapatkan penghargaan bergengsi berskala internasional bernama Global Islamic Financial Award (GIFA). Penghargaan ini dianggap sangat penting dan membanggakan, lantaran BAZNAS menjadi lembaga zakat pertama di dunia yang menerimanya. Hal ini pun diakui sendiri oleh ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo MBA CA.
“Tentu penghargaan ini sangat penting karena BAZNAS merupakan lembaga zakat pertama di dunia yang menerima penghargaan bergengsi ini. Semoga lembaga zakat lainnya, terutama dari Indonesia, segera menyusul,” katanya.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan, penghargaan ini memiliki makna bahwa dunia telah mengakui BAZNAS sebagai organisasi pengelola zakat yang dijalankan sesuai standar lembaga keuangan syariah yang profesional. Hal ini sejalan dengan positioning yang selama ini BAZNAS bangun.
Sebagai informasi, GIFA Award merupakan salah satu penghargaan tingkat global bergengsi bagi dunia keuangan Islam. Tahun ini, GIFA 2018 memberikan lebih dari 50 kategori baik untuk tokoh individu maupun institusi terpilih dari seluruh dunia. Presiden Bosnia Herzegovina, Bakir Izetbegovic menjadi salah satu penerima penghargaan dan hadir dalam acara tersebut. Pada tahun 2016 Presiden RI, Joko Widodo sudah terlebih dahulu menerimanya pada perhelatan GIFA 2016 di Jakarta.

BAZNAS menyambut penghargaan yang diberikan di Sarajevo, Bosnia Herzegovina ini dengan rasa syukur yang diwujudkan dengan doa bersama seluruh anggota, amil dan perwakilan dari Kementerian Agama. Penghargaan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS didampingi Anggota BAZNAS, Nana Mintarti, Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta dan Direktur Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS, Dr. Irfan Syauqi Beik.
Dengan mendapatkan penghargaan dari GIFA tersebut, BAZNAS pun berkomitmen meningkatkan kinerja pengelolaan zakat nasional. Komitmen ini merupakan wujud syukur atas penghargaan yang telah diperoleh dan sebagai pelecut semangat BAZNAS untuk makin berprestasi di kancah internasional. Bambang mengatakan perbaikan kinerja mencakup dua hal, yakni di lingkungan internal dan untuk pelayanan kepada masyarakat.
“BAZNAS akan terus melakukan perbaikan internal di lingkungan BAZNAS se-Indonesia, mulai dari sisi organisasi, kapasitas sumber daya manusia hingga soal koordinasi,” katanya dalam press conference di Jakarta, Rabu (3/10).
Selain itu, sebagai rasa terimakasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan zakatnya, BAZNAS makin bersemangat memberikan layanan terbaik. Bambang juga berharap pencapaian yang diraih BAZNAS ini, dapat membuat semua OPZ di Indonesia menjadi lebih percaya diri dengan kinerja kita selama ini.
“Layanan terbaik bukan hanya untuk muzaki atau pembayar zakat, namun juga bagi mustahik atau golongan penerima zakat. Karena dari mustahik ini, BAZNAS dapat terus berkarya,” pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya