Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sekarang, BI Mewajibkan Penggesekan Kartu Pembayaran Hanya Di Mesin EDC.
Dream – Sahabat Dream, Bank Indonesia (BI) melarang konsumen untuk menggesek kartu kredit dan kartu debit di mesin kasir. Bank sentra itu ingin nasabah terlindungi dari penyalahgunaan mesin kasir.
Bank sentral ini hanya mengizinkan penggesekan kartu dilakukan di mesin electronic data capture (EDC).
Sering menggeser kartu debit atau kartu kredit atau melihat mesin EDC, tapi tahukah kamu cara kerja mesin itu? Sebelum mengulik si mesin kecil itu, kita pelajari dulu soal aturan gesek-menggesek kartu.
Dilansir dari CekAja.com, Selasa 12 September 2017, larangan soal menggesek kartu berulang kali termuat dalam Peraturan BI No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran. Dengan regulasi ini, petugas kasir tak boleh menggesek kartu pembayaran ke mesin kasir.
Masyarakat juga berhak menolak jika kasir menawarkan kartu debit dan kredit digesek ke mesin kasir. Jika ada yang membandel, BI tak segan untuk memberikan sanksi kepada ritel yang melakukan praktik ini.
Sahabat Dream, penggesekan kartu pembayaran di mesin kasir ini punya beberapa risiko yang mengancam, seperti kartu kredit dan debit berisiko dipalsukan, konsumen bisa terkena double charge, dan mesin kasir rawan diretas. Yang paling berbahaya, oknum bisa mengklonik data nasabah yang ada di kartu pembayaran dan bisa menguras isi tabungannya.
Untuk itulah, BI meminta gesek kartu hanya dilakukan di mesin EDC. Mesin EDC ini tak jauh berbeda dengan mesin ATM. Nasabah juga bisa melakukan transfer hingga tarik tunai dari mesin ini. Mesin ini juga tak berbeda dengan “ gerbang tol” yang memisahkan rekening konsumen/pembeli dengan rekening tokonya.
Lalu, bagaimana cara kerja mesin EDC dan tips amannya?
Ketika kartu digesek, sejumlah uang yang diketik akan langsung berpindah dari rekening konsumen ke rekening pemilik toko. Perlu dicatat, tak semua mesin EDC mengharuskan pengguna untuk menggesek kartu.
Penggesekan kartu dua kali berpotensi ada pencurian data dari konsumen. Untuk menghindarinya, konsumen bisa menolak jika kasir akan menggesek kartu kita sebanyak dua kali.
Bagi yang belum tahu, sebenarnya ada dua jenis kartu kredit. Jenis pertama adalah kartu kredit yang tidak menggunakan chip, biasanya berupa magnet. Penggunaan kartu kredit ini hanya bisa dilakukan dengan menggesek kartu ke mesin EDC.
Kartu jenis kedua adalah kartu yang memiliki chip. Kartu ini bisa digunakan dengan cara dimasukkan ke mesin. Kelebihan kartu yang memiliki chip adalah keamanan yang jauh lebih tinggi. Meskipun digesek dua kali, data nasabah yang terdapat di dalamnya tidak bisa diakses.
Agar lebih aman, sebaiknya memakai mesin EDC yang memiliki stiker pengenal yang menunjukkan bank yang memproduksinya. Pastikan nama bank yang tertera pada layar EDC sesuai dengan stiker tersebut.
Langkah aman selanjutnya adalah dengan bertransaksi pada mesin yang sama dengan kartu kita. Selain tidak membuat kita terkena potongan adminsitrasi karena menggunakan EDC beda bank, penggunaan EDC bank yang sama juga mengharuskan kita memasukkan PIN sebelum menggesek. Hal ini meningkatkan keamanan data kartu kredit kita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya