Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia
Dream - Bursa saham Indonesia bergerak fluktuatif di perdagangan jelang akhir pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka menguat, tak mampu bertahan lama dan masuk zona merah.
Pada sesi pra pembukaan, Jumat, 30 Mei 2014, IHSG naik tipis 4,47 poin (0,22%) ke level 4.996,7. Namun penguatan ini tak berlangsung lama.
Mengutip data Kiwoom, IHSG pada perdagangan pukul 10.37 WIB telah terkoreksi hingga 46,66 poin ke level 4.938,58. Indeks bahkan sempat tersungkur ke level terendah di posisi 4.933,86.
Hal yang sama terjadi pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat ke level 164,19. Sayang, indeks saham efek halal ini ikut tergerus dan masuk zona merah.
Hingga perdagangan saat ini, ISSI masih dalam tren melemah dengan koreksi 1,59 poin ke level 162,2.
Sementara itu, indeks saham bluechips syariah jatuh lebih dalam. Dibuka menguat, Jakarta Islamic Index (JII) tersungkur 8,25 poin ke level 665,7.
Transaksi perdagangan efek syariah jelang akhir pekan ini mencapai 12,73 miliar saham dengan nilai Rp 1,82 triliun. Koreksi harga saham mendominasi pergerakan efek syariah kali ini.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya menilai, sentimen kenaikan 65,56 yang melanda indeks Dow Jones seharusnya bisa menjadi sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.
Sentimen positif ini diyakini bisa mendorong IHSG kembali bergerak flat naik.
" Sentimen positif dari pemilu, sebenarnya memang sedang memudar. Sebagian pelaku pasar memang terlihat melakukan aksi profit taking menjelang Piala Dunia," katanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya