Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Direktur IMF Christina Lagarde
Dream - Pertemuan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christina Lagarde dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dipastikan berbeda dengan pertemuan Bos IMF dengan Presiden Soeharto pada 1997 silam. Kali ini, Jokowi pastikan tidak ada perjanjian pemberian utang dari lembaga pembiayaan moneter tersebut.
Jokowi mengatakan, dalam pertemuan itu didiskusikan tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian.
" Tidak ada (pembahasan soal utang). Kami berdiskusi tentang situasi perekonomian global yang belakangan penuh ketidakpastian,” kata Jokowi seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Rabu, 2 September 2015.
Jokowi juga menyampaikan, bahwa Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) itu menilai Indonesia memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian dunia itu.
Menanggapi isu utang ini, Lagarde justru melontarkan candaannya.
" Saya datang hari ini sebenarnya berharap untuk meminjam, tidak untuk meminjamkan. Meminjam keramahan dari Indonesia, kekuatan dan keindahan budayanya," candanya.
Pada kesempatan itu, Lagarde menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program di Indonesia termasuk implementasinya yang kuat.
“ Banyak program reformasi diimplementasikan, ada upaya pemberantasan korupsi dan lainnya,” tandas Lagarde. (iSM)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya