Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Bank Indonesia (BI) menepis anggapan industri keuangan syariah di Indonesia sulit berkembang. Sektor industri ini masih berpeluang untuk tumbuh seperti bank konvensional.
" Ada anggapan industri keuangan syariah ini sulit berkembang. Menurut saya, anggapan ini tidak sepenuhnya tepat," kata Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Muhammad Anwar Bashori, di Jakarta, ditulis Kamis 28 Juli 2016.
Anwar mengatakan pertumbuhan bank syariah di Indonesia lebih baik daripada pertumbuhan bank syariah global. Menurut data The Banker Survey tahun 2012, Anwar mengatakan perbankan syariah di Indonesia tumbuh 40 persen, sementara di global, bank syariah tumbuh 19 persen.
" Dari data di paruh pertama 2016, pertumbuhan aset (perbankan) syariah masih double digit, tapi Islamic Financial Stability Report 2016, pertumbuhan aset global hanya 1 digit. Faktanya memang industri (keuangan syariah) kita melambat, tapi di luar masih melambat lagi," kata dia,
Selain itu, Anwar mengatakan dari sisi filosofi, melambatnya pertumbuhan industri ini memang seiring dengan melambatnya sektor. Dia mengatakan industri keuangan syariah mengikuti pertumbuhan sektor riil. Jika sektor riil berkembang, industri keuangan syariah akan ekspansif. Sebaliknya, jika sektor riil slow down, industri keuangan syariah akan memasuki fase konsolodasi.
" Ini yang membedakan keuangan syariah dan keuangan konvensional. Terkait sektor riil, keuangan syariah menghindari adanya bubble," kata dia.
Anwar juga mengatakan sektor keuangan syariah di Indonesia diakui oleh dunia. Menurut data Islamic Financy Country Index yang dikeluarkan oleh Global Islamic Financial Report (GIFR) London, keuangan syariah Indonesia menduduki peringkat ke-10 tahun ini. Diakuinya, posisi ini turun dari tahun berikutnya, yaitu peringkat ke-7.
" Memang turun. Tapi, mereka menempatkan kita di 10 besar," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan