Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (ANTARAFoto.com)
Dream - Pasar modal Indonesia banjir aksi beli usai hembusan positif penurunan suku bunga acuan BI Rate. Ramainya aksi beli mendorong indeks saham acuan melompat tinggi.
Pemodal asing juga semakin aktif melancarkan aksi borong saham. Baru satu jam perdagangan, asing sudah mencetak nett buy sekitar Rp 793 miliar.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 18 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) langsung naik 0,728 poin ke level 172,428.
Hingga satu jam perdagangan, ISSI terus menanjak di zona hijau. ISSI bahkan sempat menembus rekor dengan mencetak level tertinggi di 173,326.
Saat ini, ISSI tercatat masih menguat 0,931 poin (0,54%) ke level 172,631. Aksi jual beli saham syariah melibatkan 11,24 miliar saham bernilai Rp 1,40 triliun.
Aksi tembus rekor juga sempat dicetak indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) melompat 4,772 poin ke level 719,108.
JII sempat melampaui rekor tertingginya sepanjang sejarah usai menyentuh level 722,412. Namun sedikit aksi jual membuat indeks JII tak mampu bertahan di level tersebut.
Sampai 1 jam perdagangan, JII tercatat sudah menguat 3,556 oin (0,50%) ke level 717,892. Ramainya aksi beli membuat 18 emiten penghuni JII masuk ke teritori positif. Sisanya, 6 emiten bergerak melemah dan 6 lainnya stagnan.
Transaksi perdagangan saham bluechips syariah mencapai Rp 1,02 triliun dengan 4,6 miliar saham yang beralih tangan.
Tak hanya indeks acuan saham syariah yang menikmati aksi beli pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 35,25 poin ke level 5.372,76 di sesi pra pembukaan. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada pagi ini.
Laju IHSG semakin tak terbendung di sesi pembukaan. IHSG kembali meroket 74,20 poin (1,39%) ke level 5.412,78. Inilah awal pencapaian level rekor baru yang disentuh IHSG pada perdagangan hari ini.
IHSG sebetulnya sempat menyentuh level tertinggi di 5.415,383.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya