Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Investor Wait & See, Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 17 Februari 2015 16:33
Investor Wait & See, Indeks Syariah Ditutup Menguat
Dua indeks acuan saham syariah bergerak nyaman di zona hijau.

Dream - Indeks saham acuan syariah ditutup menguat usai pelaku pasar kembali melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sentimen menguatnya bursa saham Hong Kong mendorong aksi beli pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 17 Februari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,722 poin (0,42%) ke level 171,700.

Sepanjang perdagangan saham, ISSI cukup nyaman bergerak di zona hijau. Meskipun pelaku pasar tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kejutan pengumuman BI Rate.

ISSI berhasil menahan level terendahnya di level 171,053 dan tertinggi di 171,700.

Pelaku pasar tercatat memperdagangkan 24,35 miliar saham bernilai Rp 2,74 triliun. Aksi jual beli ini menyebabkan 83 emiten syariah bergerak ke zona merah.

Namun papan perdagangan ISSI justru didominasi saham-saham yang bergerak melemah sebanyak 86 emiten. Sisanya, 72 emiten melaju stagnan dan 80 lainnya sama sekali tak disentuh pelaku pasar.

Penutupan di zona hijau juga dialami indeks saham bluechip syariah. Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan dengan menguat 4,740 poin (0,67%) ke level 714,336.

Sama dengan ISSI, JII juga cukup nyaman bergerak di teritori positif meski kondisi regional sempat membuat khawatir. JII mencetak level terendah di 709,892 dan tertinggi 714,336.

Lebih dari separuh atau 18 emiten penghuni JII menutup perdagangan di zona hijau. Sisanya, 8 emiten bergerak melemah dan 4 lainnya stagnan.

Nilai transaksi perdagangan saham bluechips syariah mencapai Rp 1,76 triliun dari aksi jual beli 5,88 miliar saham.

Secara keseluruhan, BEI menutup perdagangan dengan menguat 12,006 poin (0,23%) ke level 5.337,501. Berbeda dengan indeks saham syariah, IHSG justru sempat tertekan aksi jual dan menyentuh level terendah di 5.319,465.

Lantai bursa sore ini dibanjiri dana hingga Rp 4,71 triliun dengan 52,40 miliar saham yang beralihtangan.

Asing tampaknya mulai mengurangi aksi beli sahamnya di BEI. Terbukti, nett buy asing hanya mampu mencetak angka Rp 163,60 miliar, jauh dari pembelian kemarin yang mencapai Rp 617,98 miliar.

Beri Komentar