Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tidak lama lagi, perusahaan jasa transportasi umum Blue Bird Group akan meluncurkan varian taksi terbarunya. Perusahaan `Burung Biru itu mendaulat multi purpose vehicle (MPV) Honda Mobilio sebagai bagian dari armada taksi kelas reguler. Mendampingi dua kendaraan pendahulunya, Toyota Limo dan Nissan Almera.
" Pertengahan Agustus 2015 akan kita launching bersamaan dengan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015," ujar Head of Public Relation Blue Bird Group, Teguh Wijayanto.
Teguh menekankan, penambahan jenis armada ini merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan transportasi serta keinginan masyarakat yang makin kompleks.
“ Misalnya bagi masyarakat yang hanya butuh alat transportasi saja, ia akan memilih sedan. Tapi kalau mereka ingin kendaraan yang memuat lebih banyak orang sambil ngobrol-ngobrol di perjalanan, mungkin mereka akan pilih Mobilio,” tutur Teguh.
Menyoal pemilihan MPV milik Honda ini, Blue Bird sudah melakukan analisis terhadap Mobilio mulai dari kelayakan sebagai armada taksi, hingga pangsa pasar yang akan menggunakan kendaraan tersebut.
Hasilnya, menurut Teguh, kendaraan keluaran Jepang ini mampu penuhi seluruh kriteria yang dibutuhkan Blue Bird Group. Yaitu aman, nyaman, efisien serta ketersediaan suku cadang untuk keperluan perawatan jangka panjang.
Selain itu, ia juga yakin Honda Mobilio mampu penuhi ekspektasi perusahaannya untuk menghadirkan kendaraan umum dengan fasilitas privat kepada masyarakat.
“ Kita menambah varian agar lebih personalize. Dengan ini, kita berusaha utuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan pelanggan.” kata Teguh.
Rencananya, jenis taksi baru ini akan beroperasi di wilayah Jabodetabek dengan tarif yang sama dengan taksi kelas reguler lainnya, yaitu Rp 7500 ketika membuka pintu dan Rp 4000 perkilometer. Namun, Teguh belum bisa menyebutkan berapa jumlah armada baru tersebut yang akan dikeluarkan Blue Bird Group.
“ Nanti akan kami beritahu ketika launching,” pungkasnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya