Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bluechips JII Keok, Indeks Syariah Berbalik Melemah

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 17 Juli 2014 16:25
Bluechips JII Keok, Indeks Syariah Berbalik Melemah
Indeks bursa saham Indonesia yang dibuka menguat tak mampu mempertahankannya hingga sesi penutupan.

Dream - Bursa saham Indonesia tak mampu mempertahankan penguatan yang diperolehanya pada sesi pembukaan. Di tengah aksi beli asing, indeks saham nasional justru terpuruk ke zona merah.

Pemodal lokal yang semula membeli saham di awal perdagangan, justru melakukan aksi jual.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Kamis, 17 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 42,72 poin (0,84%) ke level 5.071,2.

Turunnya IHSG dipicu oleh melemahnya harga saham dari 222 emiten BEI. Kenaikan harga saham dari 99 emiten tak sanggup menahan indeks di zona hijau.

Pemodal asing kembali melakukan aksi beli dengan mencetak nett buy Rp 522,37 miliar.

Koreksi indeks saham sebetulnya tak hanya dialami pasar modal Indonesia. Hampir seluruh bursa saham regional bergerak di zona merah. Indeks Nikkei dan Hang Seng masing-masing terkoreksi 0,06 persen dan 0,01 persen. Hanya Kospi yang sanggup melaju di zona hijau dengan menguat 0,37 persen.

Berbaliknya indeks ke zona merah juga melanda indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 1,83 poin (1,1%) ke level 1.65,97.

Transaksi jual beli saham syariah hari ini mencapai 38,3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,65 triliun. Sebanyak 51 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 138 lainnya terpaksa mengalami koreksi.

ISSI sempat mencetak level tertinggi di posisi 168,66 dan terendah 164,98.

Di tempat berbeda, indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga mencetak koreksi cukup dalam. Indeks JII melemah 8,55 poin (1,23%) ke level 685,93.

Indeks JII kali ini bergerak tanpa ada satupun emiten yang melaju di zona hijau. Sebanyak 26 emiten unggulan syariah terpuruk di zona hijau sementara 4 lainnta bergerak stagnan.

Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah mulai kembali menguat setelah mencetak 14 poin (0,12%) menjadi 11,683 per dolar AS.

Tak adanya saham yang bergerak ke zona hijau, membuat daftar top gainer emiten bluechips syariah sepi penghuni.

Sebaliknya, daftar emiten bluechips syariah pencetak koreksi harga tertinggi dihuni oleh SMGR yang melemah Rp 500, INTP Rp 450, UNTR Rp 400, UNVR Rp 350, dan MPPA Rp 320. (Ism)

Beri Komentar